Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Mensos Juliari Batubara Mengaku Baru Kali Ini Melihat Bali Sepi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari P. Batubara mengaku baru kali ini melihat suasana di Pulau Dewata terlihat sepi.
"Saya seumur hidup ke Bali belum pernah melihat suasana sesepi ini," ungkapnya saat meninjau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang berlangsung di Kantor Pos Padangbai, Manggis, Karangasem pada Jumat (21/08/2020).
Kendati demikian, menurut Juliari suasana seperti ini ada enak dan tidak enaknya. Enaknya sepanjang perjalannya dari wilayah Denpasar ke Karangasem tidak menemukan kemacetan.
Meski jalanan relatif lengang tanpa kemacetan, ia merasa di Bali tetapi terasa tidak seperti 'Bali'. Baginya jika berbicara tentang Bali tentunya melihat situasi yang sepi rasanya ada yang aneh.
Namun demikian, kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Pulau Dewata saja, fenomena serupa juga terjadi di belahan dunia lain bahkan di seluruh dunia.
"Ya jika dibiarkan ramai kembali seperti dulu nantinya yang terpapar Covid pasti semakin banyak. Oleh karena itu kita harus bersabar sampai vaksin ketemu. Mudah mudahan pemerintah juga diberikan kekuatan yang cukup agar bisa mengalokasikan anggaran yang cukup untuk memastikan lapisan masyarakat yang terkena dampak diberikan kekuatan," harap Juliari.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 834 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 671 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun