Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Meta, Induk Facebook PHK Massal Ribuan Karyawan Pekan Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perusahaan induk Facebook, Meta Platforms Inc, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal mulai pekan ini. Rencana PHK berdampak pada ribuan karyawan.
Kabar PHK dilaporkan bakal diumumkan mulai Rabu (9/11). Mengutip Reuters, Senin (7/11), prospek mengecewakan Meta datang ketika perusahaan harus berpacu dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi global serta bersaing melawan TikTok.
Chief Executive Officer (CEO) Meta Mark Zuckerberg mengharapkan investasi metaverse yang memakan waktu sekitar satu dekade bisa membuahkan hasil.
Sementara itu, Zuckerberg harus membekukan perekrutan, menutup proyek, dan mengatur ulang tim untuk memangkas biaya.
"Pada 2023, kami akan memfokuskan investasi pada sejumlah kecil area pertumbuhan prioritas tinggi. Jadi itu berarti beberapa tim akan tumbuh secara signifikan, tetapi sebagian besar tim lain akan tetap datar atau menyusut selama tahun depan," ungkap Zuckerberg pada akhir Oktober.
"Secara agregat, kami berharap untuk mengakhiri 2023 sebagai ukuran yang kira-kira sama, atau bahkan sedikit lebih kecil dari sekarang," lanjut dia.
Juni lalu, Meta telah memotong rencana untuk mempekerjakan insinyur setidaknya 30 persen. Mark Zuckerberg juga telah memperingatkan karyawan untuk bersiap menghadapi penurunan ekonomi.
Pemegang saham Meta Altimeter Capital Management juga telah bersurat kepada Zuckerberg dan mengatakan perusahaan perlu perampingan dengan memotong pekerjaan dan belanja modal.
Meta diklaim telah kehilangan kepercayaan investor karena menggenjot pengeluaran dan berputar ke metaverse.
Mengutip CNBC International, rencana PHK massal itu akan menandai pengurangan jumlah karyawan besar pertama dalam sejarah Meta. Per akhir September, perusahaan melaporkan bahwa mereka memiliki lebih dari 87 ribu karyawan.
Di lain sisi, saham Meta sudah anjlok 73 persen tahun ini alias jatuh ke level terendah sejak awal 2016. Raksasa media sosial itu sekarang menjadi pemain terburuk di S&P 500 pada 2022. (Sumber: CNN Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2218 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2106 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1558 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1446 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli