Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




IRT di Bangli Ditemukan Meninggal di Kandang Ayam

Senin, 17 Agustus 2026, 14:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/IRT di Bangli Ditemukan Meninggal di Kandang Ayam.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, berinisial NKS (34), ditemukan meninggal dunia di kandang ayam petelur milik warga setempat, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 14.15 WITA.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi I Wayan Nganti. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak bernyawa di area kamar mandi kandang ayam tersebut.

Informasi yang dihimpun, saksi kemudian mencari suami korban yang diketahui sedang bekerja memperbaiki kandang ayam petelur di Banjar/Desa Pengiangan, Kecamatan Susut.

Setelah mendapat kabar, suami korban bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampainya di lokasi, korban kemudian dievakuasi dengan bantuan saksi dan warga lainnya.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Susut untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Susut AKP I Nyoman Sucipta membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Bangli untuk mendatangi TKP, melakukan pengamanan, membantu evakuasi serta mengumpulkan bahan keterangan di sekitar lokasi.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap jenazah oleh Tim Inafis dan petugas medis Pustu Desa Tiga, ditemukan bekas jeratan pada leher korban. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kuat dugaan, korban meninggal dunia karena gantung diri," terang Kapolsek Susut.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan dan olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti serta mencatat keterangan dari para saksi dan pihak keluarga korban.

Pihak keluarga menerima kepergian korban dengan ikhlas dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Sikap tersebut dituangkan dalam surat pernyataan, sekaligus menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Terkait motif korban nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri, diduga akibat persoalan ekonomi. Kejadian gantung diri tersebut telah ditangani Unit Reskrim Polsek Susut," pungkas AKP Sucipta.

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami