Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Mitigasi Bencana Diperketat di Jalur Bangli–Karangasem
BERITABALI.COM, BANGLI.
Jajaran aparat gabungan di wilayah Kecamatan Tembuku mengintensifkan mitigasi bencana guna meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem. Kegiatan mitigasi dilakukan di ruas Jalan Raya Besakih, jalur Bangli–Karangasem, Kamis (22/1/2026).
Mitigasi bencana yang dilakukan berupa perompesan dahan dan batang pohon yang mengarah ke badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan tanah longsor yang kerap terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang.
Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Tembuku tergolong rawan bencana, khususnya tanah longsor dan pohon tumbang. Kondisi tersebut terutama terdapat di jalur jalan nasional penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem.
Ia menyebutkan, sepanjang jalur tersebut dikelilingi tebing dan jurang curam serta berbagai jenis pohon, terutama bambu, yang melintangi jalan. Situasi ini dinilai sangat berbahaya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.
Baca juga:
Urgensi Bandara Bali Utara, Pemerataan Insfrastruktur Pariwisata dan Persepektif Mitigasi Bencana
Untuk mencegah terjadinya korban, pihak kecamatan bersama Polsek Tembuku, Koramil Tembuku, serta aparat desa melakukan penyisiran di sepanjang jalur jalan. Seluruh pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dilakukan pemangkasan.
Sumardiana menambahkan, kegiatan mitigasi bencana sebenarnya telah rutin dilakukan. Namun, seiring kondisi alam yang saat ini dilanda cuaca ekstrem, upaya mitigasi tersebut lebih diintensifkan guna mengurangi risiko dan dampak yang dapat terjadi.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama musim penghujan. Warga diminta segera memangkas atau menebang pohon yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Diharapkan dengan kesigapan dan kewaspadaan bersama, korban akibat cuaca ekstrem bisa dicegah," ujar I Putu Sumardiana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang