Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Mitigasi Bencana Diperketat di Jalur Bangli–Karangasem
BERITABALI.COM, BANGLI.
Jajaran aparat gabungan di wilayah Kecamatan Tembuku mengintensifkan mitigasi bencana guna meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem. Kegiatan mitigasi dilakukan di ruas Jalan Raya Besakih, jalur Bangli–Karangasem, Kamis (22/1/2026).
Mitigasi bencana yang dilakukan berupa perompesan dahan dan batang pohon yang mengarah ke badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan tanah longsor yang kerap terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang.
Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Tembuku tergolong rawan bencana, khususnya tanah longsor dan pohon tumbang. Kondisi tersebut terutama terdapat di jalur jalan nasional penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem.
Ia menyebutkan, sepanjang jalur tersebut dikelilingi tebing dan jurang curam serta berbagai jenis pohon, terutama bambu, yang melintangi jalan. Situasi ini dinilai sangat berbahaya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.
Baca juga:
Urgensi Bandara Bali Utara, Pemerataan Insfrastruktur Pariwisata dan Persepektif Mitigasi Bencana
Untuk mencegah terjadinya korban, pihak kecamatan bersama Polsek Tembuku, Koramil Tembuku, serta aparat desa melakukan penyisiran di sepanjang jalur jalan. Seluruh pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dilakukan pemangkasan.
Sumardiana menambahkan, kegiatan mitigasi bencana sebenarnya telah rutin dilakukan. Namun, seiring kondisi alam yang saat ini dilanda cuaca ekstrem, upaya mitigasi tersebut lebih diintensifkan guna mengurangi risiko dan dampak yang dapat terjadi.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama musim penghujan. Warga diminta segera memangkas atau menebang pohon yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Diharapkan dengan kesigapan dan kewaspadaan bersama, korban akibat cuaca ekstrem bisa dicegah," ujar I Putu Sumardiana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5695 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2533 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan