Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mitigasi Bencana Diperketat di Jalur Bangli–Karangasem

Kamis, 22 Januari 2026, 17:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Mitigasi Bencana Diperketat di Jalur BangliKarangasem.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Jajaran aparat gabungan di wilayah Kecamatan Tembuku mengintensifkan mitigasi bencana guna meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem. Kegiatan mitigasi dilakukan di ruas Jalan Raya Besakih, jalur Bangli–Karangasem, Kamis (22/1/2026).

Mitigasi bencana yang dilakukan berupa perompesan dahan dan batang pohon yang mengarah ke badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan tanah longsor yang kerap terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang.

Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Tembuku tergolong rawan bencana, khususnya tanah longsor dan pohon tumbang. Kondisi tersebut terutama terdapat di jalur jalan nasional penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem.

Ia menyebutkan, sepanjang jalur tersebut dikelilingi tebing dan jurang curam serta berbagai jenis pohon, terutama bambu, yang melintangi jalan. Situasi ini dinilai sangat berbahaya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.

Untuk mencegah terjadinya korban, pihak kecamatan bersama Polsek Tembuku, Koramil Tembuku, serta aparat desa melakukan penyisiran di sepanjang jalur jalan. Seluruh pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dilakukan pemangkasan.

Sumardiana menambahkan, kegiatan mitigasi bencana sebenarnya telah rutin dilakukan. Namun, seiring kondisi alam yang saat ini dilanda cuaca ekstrem, upaya mitigasi tersebut lebih diintensifkan guna mengurangi risiko dan dampak yang dapat terjadi.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama musim penghujan. Warga diminta segera memangkas atau menebang pohon yang berpotensi menimbulkan bencana.

"Diharapkan dengan kesigapan dan kewaspadaan bersama, korban akibat cuaca ekstrem bisa dicegah," ujar I Putu Sumardiana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami