Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Monumen Puputan Klungkung Jadi Lokasi Pacaran
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peringatan Seabad Puputan ( perang hingga titik darah penghabisan) Klungkung baru saja berlalu. Namun penghargaan warga terhadap monumen perjuangan yang berlokasi di perempatan Kota Semarapura, belumlah maksimal. Di malam hari, monumen sakral ini malah dijadikan lokasi pacaran. Di malam hari, monumen perjuangan ini menjadi lokasi favorit pacaran bagi anak muda kota Klungkung.. Situasinya memungkinkan untuk itu, karena suasana di sekitar monumen ini remang-remang.
Jika dibandingkan dengan lokasi Museum Kertagosa yang terang benderang di seberang jalan, keadaan monument ini justru sebaliknya. Salah satu penglingsir Puri Agung Semarapura, Ir Tjokorda Putra Oka menyesalkan kondisi tersebut. Menurutnya, penerangan di sekitar monumen perjuangan harus terang dan tidak gelap seperti sekarang. Disamping itu, Tjokorda juga meminta kepada Pemerintah daerah agar membongkar tembok bagian selatan monumen. “Monumen, patung Catus Pata adalah satu kesatuan yang utuh, jangan dipisah. Satpol PP yang kantornya berada di belakang kantor bupati harus tegas melarang anak muda pacaran di areal monumen perjuangan,” tegasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3392 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun