Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Monumen Puputan Klungkung Jadi Lokasi Pacaran
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peringatan Seabad Puputan ( perang hingga titik darah penghabisan) Klungkung baru saja berlalu. Namun penghargaan warga terhadap monumen perjuangan yang berlokasi di perempatan Kota Semarapura, belumlah maksimal. Di malam hari, monumen sakral ini malah dijadikan lokasi pacaran. Di malam hari, monumen perjuangan ini menjadi lokasi favorit pacaran bagi anak muda kota Klungkung.. Situasinya memungkinkan untuk itu, karena suasana di sekitar monumen ini remang-remang.
Jika dibandingkan dengan lokasi Museum Kertagosa yang terang benderang di seberang jalan, keadaan monument ini justru sebaliknya. Salah satu penglingsir Puri Agung Semarapura, Ir Tjokorda Putra Oka menyesalkan kondisi tersebut. Menurutnya, penerangan di sekitar monumen perjuangan harus terang dan tidak gelap seperti sekarang. Disamping itu, Tjokorda juga meminta kepada Pemerintah daerah agar membongkar tembok bagian selatan monumen. “Monumen, patung Catus Pata adalah satu kesatuan yang utuh, jangan dipisah. Satpol PP yang kantornya berada di belakang kantor bupati harus tegas melarang anak muda pacaran di areal monumen perjuangan,” tegasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5668 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2523 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan