Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Monumen Puputan Klungkung Jadi Lokasi Pacaran
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peringatan Seabad Puputan ( perang hingga titik darah penghabisan) Klungkung baru saja berlalu. Namun penghargaan warga terhadap monumen perjuangan yang berlokasi di perempatan Kota Semarapura, belumlah maksimal. Di malam hari, monumen sakral ini malah dijadikan lokasi pacaran. Di malam hari, monumen perjuangan ini menjadi lokasi favorit pacaran bagi anak muda kota Klungkung.. Situasinya memungkinkan untuk itu, karena suasana di sekitar monumen ini remang-remang.
Jika dibandingkan dengan lokasi Museum Kertagosa yang terang benderang di seberang jalan, keadaan monument ini justru sebaliknya. Salah satu penglingsir Puri Agung Semarapura, Ir Tjokorda Putra Oka menyesalkan kondisi tersebut. Menurutnya, penerangan di sekitar monumen perjuangan harus terang dan tidak gelap seperti sekarang. Disamping itu, Tjokorda juga meminta kepada Pemerintah daerah agar membongkar tembok bagian selatan monumen. “Monumen, patung Catus Pata adalah satu kesatuan yang utuh, jangan dipisah. Satpol PP yang kantornya berada di belakang kantor bupati harus tegas melarang anak muda pacaran di areal monumen perjuangan,” tegasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang