Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Mr X, Anggota TNI-AD
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Identifikasi yang dilakukan Tim Medis RS Paramasidhi terhadap korban kecelakaan lalu lintas maut di lintasan jalan Lovina akhirnya menyibak identitas korban seorang anggota TNI-AD.
Korban yang tubuhnya hancur terganjal ban belakang truck pengangkut pasir, rabu (3/9) dipastikan Supriyatna (23) berpangkat sersan dua (serda), anggota Pusdiklatpur Kodam IX Udayana yang bertugas di Pulaki Gerokgak.
"Sudah teridentifikasi tengah malam tadi, korbannya anggota TNI yang bertugas di Pusdiklatpur Pulaki, sekarang masih kita titipkan di Rumah Sakit Paramisidhi," ungkap Kanit Laka Sat Lantas Polres Buleleng, Ipda Nama Wijaya.
Korban Supriyatna yang berasal dari Makassar tersebut menurut rencana akan diberangkatkan siang hari ini melalui Bandara Ngurah Rai untuk diserahkan kepada pihak keluarganya.
"Menurut rencana korban akan langsung diterbangkan ke rumah duka di makasar setelah divisum rumah sakit," ujar Nama Wijaya.
Sebelumnya, pengendara sepeda motor Satria DK 5124 UU yang identitasnya belum diketahui tewas di lokasi kejadian, tubuhnya hancur digilas truk DK 8306 VA yang dikemudikan oleh Ketut Minggu Mudiasa (39) warga Lingkungan Tegal Mawar Kelurahan Banjar Bali
Dari sejumlah keterangan di lokasi peristiwa menyebutkan, pengendara Sepeda Motor datang dari arah barat setiba di lokasi peristiwa, sebuah mobil boxs DK 9637 WF berhenti karena jalan sempit dan berpapasan dengan truck DK 8306 VA yang membawa pasir. Selanjutnya sepeda motor menabrak bagian belakang mobil Box Hardys dan jatuh ke kanan hingga truk yang datang dari timur menabrak korban hingga sepeda motor dan tubuh korban terganjal ban truck. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli