Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Mulai Keris Bertuah Hingga Keris Abad 13
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sedikitnya 218 bilah keris dari Bali dan Jawa diikut sertakan dalam pameran keris di Museum Neka, Ubud, Bali. Keris yang dipamerkan diantaranya milik para raja yang pernah memerintah di sejumlah Puri di Bali.
Keris yang dipamerkan sebagian besar mempunyai kualitas tinggi seperti pegangan atau handle yang tidak saja terbuat dari gading dan kayu, tapi juga terbuat dari campuran logam dengan emas 23 karat yang dihiasi batu permata.
13 bilah keris yang dipamerkan merupakan peninggalan sejarah para raja yang pernah memerintah di pulau Bali, seperti keris Ki Baju Rante milik Raja Puri Agung Karangasem, Anak Agung Gede Putu, yang di buat pada abad ke-17.
Pada pameran ini juga terdapat keris paling tua di Bali, yaitu keris yang dibuat pada abad ke-13 oleh Empu Sandang Jiwo di Klungkung.
Proses pembuatan keris ini cukup unik karena bukan dengan cara ditempa pada saat baja panas, namun hanya dengan pijatan jari tangan sang empu yang dipercaya sakti. Alhasil pada bilah keris terlihat jelas bekas pijatan tangan sang empu, jelas kurator keris M Bakhrin.
Selain untuk melihat keindahan berbagai macam keris, pameran ini juga bertujuan untuk mengenal sejarah lahir dan perjalanan pembuatan keris di Indonesia, sebagai aset kekayaan bangsa yang sudah diakui badan PBB Unesco.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5850 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2197 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan