Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Munculkan Wacana Lokalisasi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
HIV AIDS yang telah memakan korban semakin bertambah disinyalir akibat praktek prostitusi yang semakin marak, sehingga upaya menekan penyebaran virus HIV AIDS perlu melokalisasi para Pekerja Seks Komersil (PSK) pada sebuah lokasi khusus.
Menyikapi wacana Lokalisasi para PSK memunculkan berbagai pendapat dikalangan warga Buleleng, satu sisi mendukung upaya lokalisasi untuk memperkecil penyebaran HIV AIDS sedangkan satu sisi lainnya menolak untuk merelokasi para PSK.
Wacana untuk merelokasi para Pekarja Seks Komersil di Buleleng khususnya pernah diwacanakan anggota DPRD Buleleng dari Fraksi Partai Golkar, Ketut Siwa,” untuk menekan jumlah korban sia-sia akibat HIV AIDS adalah membuat lokalisasi para PSK, sehingga mempermudah pemerintah melakukan pengawasan” ungkapnya
“Kita perkirakan yang belum terdeteksi mencapai ribuan, karena satu penderita dikhawatirkan menularkan penyakit mematikan itu paling sedikit seratus orang, sebab cara penularannya diketahui lebih banyak lewat hubungan seksual,” ujar Siwa.
Gede Asmara, seorang warga Buleleng terkait lokalisasi para PSK yang rentan membawa HIV AIDS memberikan dukungan didalam memperkecil penyebaran HIV AIDS, “ini satu solusi yang tepat untuk mengurangi korban HIV AIDS, namun Pemerintah harus konsisten dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 845 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 540 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik