Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
NATO Peringatkan Ukraina, Bongkar Rencana 'Jahat' Putin
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aliansi militer NATO memberikan peringatan terbaru kepada Ukraina yang sedang berperang dengan Rusia. Hal ini terjadi tatkala pasukan Negeri Beruang Putih memutuskan untuk mundur dari kota strategis milik Kyiv, Kherson.
Dalam sebuah pernyataan di Belanda, Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg menjelaskan bahwa kekuatan Moskow tidak boleh diremehkan meskipun Kyiv sukses di medan perang baru-baru ini.
"Kita tidak boleh membuat kesalahan dengan meremehkan Rusia. Angkatan bersenjata Rusia memiliki kemampuan yang signifikan, serta sejumlah besar pasukan," ujar Stoltenberg dalam konferensi pers bersama dengan pejabat pemerintah Belanda di Den Haag yang dilansir Reuters, Selasa (15/11/2022).
"Bulan-bulan mendatang akan sulit. Tujuan Putin adalah meninggalkan Ukraina yang dingin dan gelap pada musim dingin ini. Jadi kita harus tetap berada di jalur itu."
Rusia sendiri sejauh ini telah meluncurkan serangan ke fasilitas energi dan air milik Ukraina. Hal ini menempatkan Ladang Pangan Eropa itu dalam situasi ancaman krisis energi dan air.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan itu dilakukan sebagai respons atas serangan di jembatan Krimea dan pangkalan angkatan lautnya di Laut Hitam.
Sementara itu, Stoltenberg juga kembali menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan terkait bagaimana langkah-langkah untuk mengakhiri perang kepada Ukraina. Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyatakan tak akan bernegosiasi dengan Rusia bila masih dipimpin Putin.
"Mereka sekarang membayar harga tertinggi dalam hal hilangnya nyawa dan kerusakan negara. Jadi Ukraina yang memutuskan persyaratan apa yang dapat diterima untuk mereka," katanya.
"Apa yang terjadi di sekitar meja pada dasarnya terkait dengan situasi di medan perang. Jadi yang harus kita lakukan adalah mendukung Ukraina dan memperkuat tangan mereka sehingga pada tahap tertentu dapat terjadi negosiasi di mana Ukraina menang sebagai negara berdaulat yang merdeka di Eropa," tambahnya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun