Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
NATO Siap 'Turun Gunung' di Perang Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan siap memasok senjata berat ke Ukraina untuk membantu negara tersebut mempertahankan dirinya dari serangan Rusia. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Ukraina dapat mengharapkan lebih banyak pengiriman senjata berat dari negara-negara Barat segera.
Adapun, Kyiv telah lama mendorong pasokan persenjataan yang lebih berat, termasuk tank. Namun, negara-negara Barat enggan dengan alasan lhawatir akan terseret ke dalam perang atau memprovokasi Rusia.
"Janji peralatan perang berat baru-baru ini penting dan saya berharap lebih banyak dalam waktu dekat," kata Stoltenberg kepada harian Jerman, Handelsblatt, dikutip AFP, Minggu (15/1/2023).
Komentar tersebut muncul menjelang pertemuan minggu ini dari Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, yang mengoordinasikan pasokan senjata ke Kyiv, di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.
"Kami berada dalam fase perang yang menentukan," kata Stoltenberg. "Oleh karena itu, penting bagi kami untuk menyediakan senjata yang dibutuhkan Ukraina untuk menang."
Stoltenberg juga mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah melakukan kesalahan dengan menyerang Ukraina.
"Dia melebih-lebihkan kekuatan angkatan bersenjatanya sendiri. Kami melihat kesalahan langkah mereka, kurangnya moral mereka, masalah kepemimpinan, peralatan yang buruk," katanya.
Sejak serangan Rusia pada 24 Februari 2022, Ukraina telah membangun momentum dan negara-negara Barat telah memperluas jangkauan senjata yang disediakan.
Awal bulan ini, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat (AS) masing-masing menjanjikan tank ringan AMX-10 RC Prancis, 40 kendaraan infanteri Jerman Marder, dan 50 kendaraan tempur Bradley.
Namun, tekanan tumbuh pada sekutu untuk melangkah lebih jauh dan menyetujui pengiriman tank tempur.
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada Sabtu berjanji untuk menyediakan 14 tank Challenger 2 ke Ukraina, menjadikannya negara Barat pertama yang memasok tank berat yang diminta Kyiv.
Tetapi Rusia "telah menunjukkan bahwa mereka siap menanggung kerugian besar untuk mencapai tujuan mereka".(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4501 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2311 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1932 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1585 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun