Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Nelayan Keluhkan Tempat Parkir Perahu
Tejakula
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hampir sebagian besar wilayah pesisir pantai di Kecamatan Tejakula telah dipenuhi bangunan Villa, Hotel serta Bungalow yang dibangun Warga Negara Asing (WNA) hingga memberikan imbas kepada sejumlah nelayan di sepanjang pantai Tejakula lantaran sebagian besar pantai itu telah "dikuasai"dan dijadikan areal pribadi.
"Memang banyak pengaduan para nelayan kepada kami disini, para nelayan ini tidak memiliki tempat parkir atau lokasi untuk menaruh perahu mereka setelah bekerja, sebab wilayah pantai sebagian besar telah dikuasai oleh pemilik hotel, villa maupun rumah pribadi lainnya," ungkap Anggota DPRD Buleleng asal Tejakula, Made Suarsa dan Ngurah Sugiarta.
Dampak lain dari "penguasaan" areal pantai itu kemudian berimbas pada beberapa nelayan yang tidak meneruskan pekerjaannya sebagai nelayan," karena tidak mau bermasalah, beberapa nelayan akhirnya mencari pekerjaan lain yang lebih aman," ujar Ngurah Sugiarta.
Memikirkan keluhan sejumlah nelayan tersebut, kedua anggota DPRD Buleleng yang berasal dari Desa Bondalem itu berharap kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk segera membuat peraturan tata ruang pantai dan sejenisnya.
"Dengan tata ruang itu maka dengan mudah bisa ditentukan di mana orang bisa membangun hotel, vila dan akomodasi pariwisata lainnya, atau sejauh mana orang bisa menanam rumput-rumput laut dan membuat kawasan pemberdayaan kerang mutiara," papar Suarsa.
Selain itu, kedua anggota dewan itu menyarankan agar dibuat juga peraturan bahwa setiap hotel yang membangun di tepi pantai harus membuat ruang terbuka untuk memudahkan para nelayan memarkir perahunya. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli