Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Netanyahu Bersumpah Israel Tak Berhenti Serbu Gaza Sampai Hamas Hancur
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Bersumpah Israel Tak Berhenti Serbu Gaza Sampai Hamas Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk melanjutkan agresi di Jalur Gaza sampai menghancurkan kelompok militan Hamas.
Menurut Netanyahu, apabila Hamas telah dibasmi, baru Israel menganggap hal tersebut sebagai kemenangan.
"Kami melanjutkan perang sampai akhir. Ini akan terus berlanjut sampai Hamas tersingkir, sampai kemenangan," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Rabu (20/12).
Pernyataan Netanyahu muncul di tengah laporan tentang kemungkinan kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk jeda kemanusiaan kedua di Jalur Gaza.
"Mereka yang mengira kami akan berhenti, tidak terhubung dengan kenyataan," ujar Netanyahu
Dia menambahkan, pasukan militer Israel tidak akan berhenti menyerang sampai Hamas hancur, kembalinya seluruh sandera warga Israel, dan penghapusan ancaman dari Gaza.
"Para pemimpin Hamas hanya punya dua pilihan, yaitu menyerah atau mati," kata Netanyahu.
Belum ada komentar dari Hamas atas pernyataan Netanyahu tersebut. Saat ini, Dewan Keamanan PBB (DK PBB) masih berunding intensif untuk meloloskan resolusi gencatan senjata sekaligus menghindari diveto oleh Amerika Serikat (AS).
Israel sendiri telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 ke wilayah selatan Negeri Zionis tersebut.
Agresi brutal Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 19.667 orang warga Palestina, di mana sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai 52.586 lainnya.
Serangan tak pandang bulu telah menyebabkan kehancuran di Gaza dengan setengah dari area perumahan di wilayah pesisir itu rusak atau hancur,
Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza dengan setengah dari persediaan perumahan di wilayah pesisir rusak atau hancur, dan hampir 2 juta orang mengungsi dari daerah kantong padat penduduk tersebut, di tengah kekurangan makanan dan air bersih.
Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, sementara lebih dari 130 sandera masih disandera.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3451 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun