Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ngantuk, Truk Bawa Pasir Masuk Jurang

Gianyar

Selasa, 21 Oktober 2008, 17:43 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Wida Negara, 28, sopir truk asal Rendang, Karangasem, nyaris tewas setelah truk yang dikendarainya masuk jurang di wilayah Sanding, Tampaksiring.

Gara-gara mengantuk, truk Nopol 9379 FA yang dikemudikannya masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih lima meter, Selasa (21/10).

Kejadian berawal ketika truk yang dikemudikan Wida mencari pasir diwilayah Temen, Tampaksiring sekitar pukul 05.30 pagi.



Pasir tersebut rencananya akan dikirim ke Denpasar. Bersama Wida, disampingnya ikut Komang Santosa, 27, yang biasa bergantian mengemudikan truk. Saat laju truk dari utara ke selatan di dekat SPBU Sanding, truk sedikit oleng ke barat. Wida yang dalam keadaan ngantuk tidak sadar kalau truk telah mengambil haluan jauh ke kanan.

Sedangkan rekannya Santoso yang duduk disampingnya saat itu sedang tertidur lelap. Wida baru sadar setelah truk menabrak tiga pohon perindang dibarat jalan sebelum truk terjun bebas ke jurang.



Kejadian tersebut didengar oleh warga Sanding yang rumahnya dekat lokasi. Berdasarkan pengamatan dilapangan nampak tiga buah pohon perindang tumbang ditabrak truk. Sopir truk tidak bisa dievakuasi langsung. Namun, menunggu hampir 4,5 jam karena kakinya terjepit body truk. Sementara Santoso bisa lepas karena beban lebih berat ke Wida.

 Saya baru sadar ketika sudah berada di jurang. Kami mengambil pasir di wilayah Temen, kata Santoso dilokasi. Santoso yang hanya mengalami luka lecet itu mengaku sudah terbiasa tukaran mengemudi untuk menjaga kondisi masing-masing. Korban Wida baru bisa diangkat sekitar pukul 10.30 Wita, setelah mobil Derek datang mengangkat body truk.



Selama terkurung didalam ruang mengemudi, beberapa kali dia terdengar menjerit kesakitan. Tim medis Puskesmas Tampaksiring I langsung turun ke lokasi untuk memberi bantuan infus dan bantuan oksigen.

Selanjutnya, baru datang ambulance dari RS Sanjiwani Gianyar. Kejadian tersebut menyebabkan jalur utama Tampaksiring-Gianyar itu ditutup hampir 3 jam. Kendaraan yang datang dari arah selatan dialihkan ke wilayah Padang Sigi.

Sementara yang datang dari arah utara dialihkan ke Pangembungan. Kapolsek Tampaksiring, AKP Ketut Jeksi bersama jajaran Lantas Polres Gianyar nampak sibuk memimpin evakuasi.  Sopirnya mengantuk saat kejadian. Ini kan jalannya lurus, kalau enggak ngantuk nggak mungkin jatuh, terang Kapolsek seijin Kapolres Gianyar, AKBP Nyoman Astawa. (art)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami