Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Olah Limbah Kakao Menjadi Pakan Ternak

Senin, 3 September 2007, 17:23 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Berbagai persiapan dilakukan Subak Abian Pengunggahan di Dusun Gunung Sekar, Desa Mendoyo, Dauh Tukad untuk mengikuti lomba Subak Abian tingkat Provinsi Bali 2007. Wakil Jembrana tersebut mengolah limbah kakao untuk dijadikan pakan ternak.

 

Kelian Subak Abian Pengunggahan, I Ketut Sumantera, yang dikonfirmasi, Senin (3/9), pihaknya berusaha memanfaatkan nilai sisa tanaman kakao untuk dijadikan pakan ternak. Selama ini, terutama di musim kemarau, para peternak kesulitan memenuhi kebutuhan ternaknya akan rumput.

“ Kami mencoba membuat pakan ternak sendiri untuk mengantisipasi kendala pakan ternak ke depan, karena lambat laun persediaan rumput pasti habis. Dengan keberadaan pakan ternak olahan tanaman kakao ini, saya berharap peternak diringankan akan kendala yang dihadapi, ” jelasnya.

Meski produksi pakan olahan tersebut masih terbatas, Sumantera akan terus berusaha meningkatkan produktivitas pakan ternak ini mengingat manfaatnya sangat besar. Namun demikian, produksi pakan ternak olahan ini bukanlah satu-satunya rutinitas Subak Abian Pangunggahan yang kini beranggotakan 147 krama subak.

“ Pengolahan minyak VCO juga menjadi kegiatan kami. Ini tidak terlepas dari tingginya produktivitas kelapa di sini. Selain kelapa, berbagai tanaman unggulan seperti cengkeh, kopi, panili, pala, juga terdapat di wilayah ini, ” jelasnya.

 

Sementara itu, Tim Pembina Subak Abian Jembrana, I Gusti Ngurah Badrawan mengatakan pakan ternak olahan itu sangat bermanfaat. Hal tersebut juga telah dibuktikan dengan uji coba untuk memastikan kualitasnya.


Beberapa peternak di Desa Candikusuma, Yehembang, dan Gumbrih mengaku pakan ternak olahan ini layak dan sangat bermanfaat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami