Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pabrik Pengolahan Ikan Buang Limbah ke Laut Pengambengan

Jumat, 5 Desember 2014, 10:33 WITA Follow
Beritabali.com

bbcom/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sejumlah pabrik pengolahan ikan di desa Pengambengan Jembrana Bali, membuang limbahnya ke laut. Akibat pencemaran ini, warga sekitar mengeluhkan gatal gatal jika menyentuh air yang telah tercemar limbah pabrik.
    
Meskipun sudah dilarang agar tidak membuang limbah kelaut, namun kenyataannya sejumlah pabrik pengolahan ikan membuang limbahnya secara terang terangan ke laut. Limbah yang dibuang ke pantai Pengambengan tersebut diduga tidak melalui penyaringan limbah atau Ipal di pabrik. 

Limbah pabrik ikan ini  menimbulakn bau  busuk dan menyengat. Hal ini terbukti di salah satu pabrik pengolahan ikan yang membuang limbahnya langsung ke laut.

Kondisi ini membuat sejumlah nelayan dan warga setempat mengeluhkan keberadaan limbah ini. Salah satu warga yang berprofesi sebagai pencari sisik ikan dan minyak ikan di areal tersebut, merasa gatal-gatam badannya jika menyentuh air yang sudah tercampur limbah.
 
"Badan saya langsung gatal-gatal kena air limbah dari pabrik itu,"jelas Asmani, warga setempat.

Terkait dengan limbah pabrik yang dibuang ke laut ini, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara, Suprapto mengatakan, pihaknya sudah selalu melakukan pembinaan serta sosialiasi kepada pemilik pabrik, untuk tidak membuang limbahnya ke laut secara langsung. 

"Kita sebenarnya sudah melakukan sosialisasi dan melarangnya, karena jika membuang limbahnya ke laut tanpa melalui proses penyaringan atau ipal maka ekosistem ikan di laut akan terganggu,"ujar Suprapto, Kepala PPN Pengambengan.

Hingga hari ini, pembuangan limbah ke laut yang dilakukan sejumlah pabrik masih terjadi. Rencananya dinas lingkungan hidup dan sat pol pp Jembrana akan melakukan sidak ke sejumlah pabrik yang membuang limbahnya ke laut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami