Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Pacar Bule Inggris yang Tewas Bunuh Diri Somasi Media Asing
Dituding Otak Pelaku Pembunuhan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Masih ingat aksi bunuh diri yang menewaskan Marthew Harper (47) asal Inggris di kediamannya di Perum Samatha Citra Kuta Blok A/8 Lingkungan Taman Giri Mumbul Kuta Selatan pada Jumat, 14 Januari 2022?
Baca juga:
Jokowi Bawa Pulang Rp85 Triliun dari Tokyo
Kasus ini berimbas ke pacarnya Emmy Pakpahan, seorang perempuan asal Medan, Sumatera Utara. Emmy mengaku tidak terima dituding sebagai otak pelaku pembunuhan Watthew yang diberitakan sejumlah media asing.
Akibat pemberitaan tersebut, Emmy mengaku stress dan depresi serta akan mensomasi sejumlah media asing tersebut.
Dengan penuh isak tangis akibat depresi berkepanjangan, Emmy menuturkan kematian pacarnya Matthew sudah diselidiki oleh aparat kepolisian Polresta Denpasar. Hasil penyelidikan Polisi, Matthew tidak dibunuh tapi bunuh diri.
Hal itu dilakukan Matthew diduga akibat depresi usai di-PHK dari pekerjaannya di salah satu restoran mewah di Kuta Selatan.
"Jadi polisi sudah merilis kasus ini dan menjelaskan penyebab kematian pacar saya adalah bunuh diri. Tapi yang terjadi beberapa media asing dan influencer asing, malah memfitnah saya. Mereka menuduh saya pembunuh Matthew," ungkap Emmy sambil menangis, saat diwawancara wartawan, pada Jumat 28 Januari 2022.
Emmi menjelaskan insiden bunuh diri itu terjadi pada Jumat 14 Januari 2022. Dimana Matthew menusuk dirinya berulang kali dengan pisau dapur.
Sementara saat kejadian dirinya di luar rumah sedang menelpon seseorang. Ia tidak bisa masuk karena dikunci Matthew dari dalam.
"Saya hanya bisa menyaksikan dia bunuh diri dari jendela," ungkapnya lirih.
Namun Emmy kaget setelah melihat adanya pemberitaan miring bahwa dirinya dituding sebagai penyebab kematian Matthew. Parahnya, dalam pemberitaan tersebut Emmy disebutkan telah ditahan.
Ia pun membeberkan nama nama media asing tersebut. Yakni Daily Star (Inggris), Evening Standard (Inggris), London News Time (Inggris), Mirror (Inggris), Singapore Time, the Sun (Inggris), US Time Today dan Express.Co.UK.
Baca juga:
Jokowi Bawa Pulang Rp85 Triliun dari Tokyo
Tidak terima dituduh sebagai pembunuh, Emmy kemudian berniat mensomasi media asing tersebut. Agar namanya bersih dari fitnah yang tidak dia lakukan.
"Saya akan somasi mereka dan meminta untuk mengembalikan nama baik saya," bebernya.
Perempuan asal Medan Sumatera Utara itu mengatakan akibat pemberitaan tersebut membuatnya sangat terpukul dan dirugikan. Selain kehilangan kekasih, dia juga dijauhi teman-temannya, keluarga, komunitas, bahkan tidak bisa mencari nafkah dan anaknya yang masih berusia 2 tahun disebut sebagai anak dari seroang pembunuh.
"Hidup saya hancur. Bagaimana saya menghidupi diri saya dan anak. Siapa yang akan mempekerjakan atau mau berbisnis dengan saya. Orang-orang takut berada di dekat saya. Saya sangat tertekan, depresi dan ketakutan," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Matthew Harper bunuh diri setelah menusuk perut dan dadanya dengan pisau. Bule Inggris itu ditemukan tewas di kediamanya di Perum Samatha Citra Kuta Blok A/8, Lingkungan Taman Giri Mumbul, Kuta Selatan, Jumat 14 Januari 2022, pagi.
Penyebab kematian Harper diduga depresi karena di PHK dari pekerjaanya sebagai koki di salah satu restoran di Kuta Selatan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2025 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1381 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1259 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah