Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Pagar Jebol Timpa Rumah dan Kerikil Akibatkan Pemotor Jatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akibat hujan deras yang mengguyur, menyebabkan dua bencana di dua lokasi. Yakni pagar jebol di Lingkungan Sampiang, Kelurahan Gianyar. Selain itu kerikil juga mengotori jalan raya menyebabkan dua pengendara motor jatuh.
Di lingkungan Sampiang, pagar rumah milik I Ketut Juliarsa roboh menimpa rumah tetangganya I Wayan Sudarma. Akibatnya rumah korban mengalami kerusakan, jebol dan air hujan masuk membanjiri pekarangan rumahnya.
Polsek Gianyar yang menerima laporan dari masyarakat terkait peristiwa tersebut merespon cepat dengan langsung mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, ikut bergabung dengan BPBD Gianyar membersihkan material jebol.
“Kami respon cepat dan bersinergi dengan Tim BPBD Kabupaten Gianyar langsung menuju lokasi kejadian melakukan upaya evakuasi atau pembersihan material tembok yang jebol,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. “Sedangkan kerugian material diperkirakan sekitar Rp200 juta,” terangnya.
Sementara itu, di Kelurahan Beng, dekat Simpang Patung Kuda Kelurahan Beng pada Sabtu (5/11) pagi. Pasir dan kerikil menutupi badan jalan. Sudah ada 2 korban yang terjatuh dari kendaraannya dan mengalami luka lecet.
Pasir yang menutupi jalan setebal 5 cm akibat hujan deras kemarin malam dan pembersihan dilakukan sampai ke utara Catus Pata Beng yang mana batu maupun kerikil berserakan di tengah jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan umum.
Kompol I Ketut Tomiyasa, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengaduan atau laporan warga harus cepat direspon. Petugas langsung membersihkan demi keamanan.
“Dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat, kita wajib merespon cepat setiap pengaduan ataupun laporan warga,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli