Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pakai Sabit, Nengah Dauh Mengamuk dan Merusak Rumah Kakaknya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nengah Dauh warga Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem ditangkap anggota kepolisian dan satpol PP Karangasem setelah melakukan perusakan menggunakan sabit di rumah kakak kandungnya Ketut Dangin pada Kamis (21/9/2023).
Kepala Dusun Kalanganyar, I Gede Raka dikonfirmasi mengatakan, yang bersangkutan sempat mengamuk sebanyak 2 kali. Pertama sekitar pukul 23.00 WITA dan yang kedua pagi ini sekitar pukul 06.00 WITA. Aksi Nengah Dauh diduga dipicu permasalahan masa lalu yang terjadi antara ia dan kakaknya, I Ketut Dangin.
"Kemungkinan karena pelaku ini teringat masalah yang terjadi masa lalu dengan kakaknya sehingga kembali mengamuk. Tadi ngamuk pakai sabit merusak pintu dan kaca jendela rumah kakaknya, beruntung tidak ada korban karena kakaknya saat itu tidak ada di rumah," kata Raka.
Dalam kesehariannya, pria yang bekerja sebagai petani ini beraktivitas seperti biasa. Hanya saja memang beberapa kali sempat diketahui mengamuk setiap teringat masalah dengan kakaknya tersebut. Bahkan ketika memiliki istri, emosi yang bersangkutan juga kerap meledak hingga memicu kekerasan.
Sementara itu, setelah diamankan yang bersangkutan saat ini dibawa ke RSUD Karangasem didampingi petugas untuk ditangani lebih lanjut.
"Pelaku sudah diamankan dan dibawa ke rumah sakit Karangasem didampingi petugas medis bebandem untuk penanganan lebih lanjut," kata Kasat Pol PP Karangasem, I Ketut Arta Sedana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1460 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik