Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pantai Kedonganan Kembali Dipenuhi Sampah Kiriman
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kondisi Pantai Kedonganan kembali dipenuhi sampah kiriman yang belum seluruhnya terangkut. Hingga Senin (2/3/2026), lautan sampah masih terlihat menumpuk di kawasan pesisir yang dikenal sebagai pusat aktivitas pasar ikan tersebut.
Petugas kebersihan terus melakukan pengurasan dan pengangkutan. Namun, volume sampah yang terbawa arus laut dari arah barat terbilang tinggi sehingga penanganannya belum maksimal.
Fenomena sampah kiriman ini terjadi akibat angin barat yang mendorong limbah dari laut terdampar di pantai. Kondisi tersebut sudah menjadi peristiwa rutin yang berulang setiap tahun. Dari pantauan di lapangan, tumpukan sampah didominasi limbah plastik serta potongan kayu yang berserakan di sepanjang garis pantai.
Situasi ini membuat petugas kebersihan harus bekerja ekstra untuk menjaga kawasan wisata tetap bersih dan layak dikunjungi. Upaya pembersihan dilakukan setiap hari dengan melibatkan unsur tentara, polisi, DLHK Badung, serta para relawan.
Petugas menyebutkan, peningkatan volume sampah kiriman biasanya terjadi saat musim angin barat disertai gelombang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan sampah dari laut mudah terbawa arus dan menumpuk di pesisir. Made Adi, salah satu petugas kebersihan yang rutin terlibat dalam pembersihan pantai, menyampaikan hal tersebut saat ditemui di lokasi.
Hingga saat ini, sampah yang telah berhasil dikumpulkan masih menunggu penanganan lanjutan untuk segera diangkut ke tempat pembuangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang