Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pascakebakaran Pasar Blahbatuh, Pedagang Mengaku Relokasi Belum Jelas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pascakebakaran di Pasar Blahbatuh pedagang kios/los dan pedagang pelataran kesulitan mencari tempat berdagang sementara.
Wayan Rinti salah satu pedagang bunga di Pelataran di Pasar Umum Blahbatuh Kamis (17/6) mengatakan memilih menumpang berjualan di Pasar Yadnya untuk bisa bertahan hidup di masa pandemi.
Rinti menyampaikan di tengah belum jelasnya tempat relokasi Pasar Umum Blahbatuh ia memilih menumpang berjualan di Pasar Yadnya Blahbatuh. Usaha berdagang ini menjadi andalannya untuk menutupi biaya dapur. Ia menjelaskan sampai saat ini belum mengetahui lokasi tempat relokasi bagi pedagang Pasar Umum Blahbatuh.
Ini membuat pedagang gundah mencari cara bertahan hidup pasca bencana kebakaran pasar. "Di tengah kondisi pandemi, kami dihadapkan bencana kebakaran pasar tempat berjualan, kami harus bangkit untuk bertahan hidup," tuturnya.
Senada dikatakan Ketut Reji pedagang pelataran Pasar Umum Blahbatuh yang lain, sampai saat ini belum ada kabar jelas terkait tempat relokasi bagi pedagang Pasar Umum Blahbatuh. Ia berharap ada kejelasan tempat berjualan bagi para pedagang. Reji menambahkan jika pemerintah bisa menyediakan tempat relokasi pedagang tentu bisa segera kembali berjualan.
Untuk sementara, pedagang tentu memilih menumpang berjualan di pasar-pasar yang lokasinya berdekatan dengan kawasan Desa Blahbatuh.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun