Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pascakecelakaan, Komang Oplo 13 Tahun Terbaring, Berharap Bantuan untuk Makan Sehari-hari
beritabali/ist/Pasca kecelakaan, Komang Oplo 13 Tahun Terbaring, Berharap Bantuan untuk Makan Sehari-hari.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Berawal dari kecelakaan di Jalan Raya pada tahun 2010, I Nyoman Sukadana atau biasa dipanggil Komang Oplo selama 13 tahun harus bertahan hidup di tempat tidur.
Akibat kecelakaan dan saraf di leher terjepit, Komang Oplo tidak bisa beraktivitas dan hanya mengandalkan bantuan donatur. Dia terbaring di rumahnya di Banjar Tegal, Desa Tulikup Kelod, Kecamatan Gianyar.
“Awalnya kecelakaan ditabrak truk tahun 2010, opname di Sanglah 2 Minggu, kami kena saraf di belakang leher, dulu isi pen, sekarang sudah dibuka pennya,” ujarnya, Senin (19/6).
Selama belasan tahun, berbagai pengobatan dijalani. “Akupuntur, terapi segala macam. Belum ada hasil,” jelasnya.
Selama ini, dia hanya tidur. Jalan tidak bisa, bangun tidak bisa, makan disuapi. “Kalau mandi, potong rambut baru duduk di kursi roda,” jelasnya.
Selama sakit, banyak donatur membantu dari Komunitas Senang Hati. Termasuk dari pemerintah desa. Bahkan ada anggota polisi dermawan Pak Astawa ikut membantu.
“Sekarang, cukup makan saja. Kami harapkan bantuan saja, yang sering datang pak Astawa (polisi). Kami diperhatikan saja sudah senang,” ujarnya.
Ia bersaudara bertiga. Tidak ada penghasilan yang diperoleh. “Anak kelas 2 SMP,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, dia hanya bisa pasrah. Namun dia tetap bertahan. “Mungkin ini jalan hidup. Memang jalan begini, mau bagaimana lagi,” ujarnya.
Untuk mengisi waktu, dia menonton HP sebagai hiburan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan