Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pejabat Vivo Asal China Ditangkap di India Terkait Pencucian Uang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua pejabat senior perusahaan teknologi asal China, Vivo, ditangkap pihak berwenang India terkait kasus pencucian uang.
Menurut Reuters, keduanya dibawa ke pengadilan New Delhi, India, pada Sabtu (2312) dan dikirim ke Direktorat Penegakan HUkum. Keduanya akan hadir di pengadilan pada Selasa.
Keduanya meminta untuk tidak disebutkan namanya, karena mereka tidak berwenang untuk berbicara dengan media.
Penangkapan tersebut terjadi dua bulan setelah otoritas India menangkap empat eksekutif yang bekerja untuk Vivo di India dalam kasus dugaan pencucian uang. Salah satu yang ditangkap adalah warga China.
China akan memberikan perlindungan konsuler dan bantuan kepada dua karyawan asal China yang ditangkap oleh pihak berwenang India.
Seorang juru bicara kementerian luar negeri mengatakan bahwa pemerintah mendesak India untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap perusahaan-perusahaan China.
"Kami mengikuti dengan seksama apa yang Anda (India) sebutkan. Pemerintah China dengan tegas mendukung perusahaan-perusahaan China untuk melindungi hak-hak dan kepentingan mereka yang sah," kata Mao Ning, juru bicara kementerian luar negeri dalam sebuah konferensi pers.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun