Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pelaku Ngaku Diperas LSM Perempuan dan Anak
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seorang mantan seorang guru BP di SMP 3 Semarapura, Klungkung, mengaku diperas, terkait kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya. Ia mengaku diperas seorang anggota LSM perlindungan perempuan dan anak.
Mantan guru BP, yang bernama I Nengah Lunga (45), asal Banjar Palak, Desa Tegak, Klungkung, sebelumnya dilaporkan atas kasus pelecehan seksual terhadap 5 siswinya di SMPN 3 Semarapura. Kejadian yang terjadi bulan Mei lalu ini sempat menghangat karena orang tua siswi melaporkan Nengah Lunga ke Polres Klungkung, dan kasusnya sedang dalam proses.
Saat kasus pelecehan itu mencuat, datanglah anggota LSM dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) atas nama I Nengah Suparmi (50) asal Rendang, Karangasem. I Nengah Suparmi ini mengaku hendak memberikan perlindungan terhadap kelima korban itu. Akan tetapi niatnya itu diikuti dengan itikad tidak baik.
Menurut laporannya ke Polres Klungkung, Lunga menyatakan terlapor pada hari Minggu (11/7), datang ke rumahnya dengan meminta uang sebesar Rp 300.000. Selanjutnya pada hari Kamis (15/7) Nengah Suparmi datang lagi dengan meminta uang sebesar Rp 1,5 juta dan diserahkan langsung oleh Nengah Lunga.
Pemerasan ketiga kalinya lewat handphone, Suparmi meminta uang sebesar Rp 2,5 juta disertai dengan ancaman. Bila tidak memberikan uang tersebut, Lunga akan diunjuk rasa terkait kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya.
Nengah Lunga dalam laporan di Polres Klungkung mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 5,3 juta. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3353 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun