Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pelebon Tokoh Drama Gong Raka Payadnya Gunakan Bade Tumpang Sia dan Lembu Cemeng
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Palebon Pendiri drama gong, Anak Agung Gde Raka Payadnya atau akrab di sapa Raka Payadnya yang juga merupakan penglingsir Puri Abianbase, digelar Sabtu (17/12). Ratusan masyarakat termasuk seniman ikut menghadiri upacara dengan sarana Bade Tumpang Sia dan Lembu Cemeng.
Menantunya, Anak Agung Gde Rajantara atau Gung Rajes, menyatakan prosesi pelebon diawali tanggal 11 Desember 2022 ngedetin, tanggal 14 Desember 2022 mendak Lembu Cemeng.
Dimana dalam prosesi mendak Lembu Cemeng itu beriisi prosesi mepeed dari Balai budaya Gianyar menuju Puri Abianbase yang berjarak sekitar 1 kilometer diantarkan oleh pemeran drama gong dan gong suling.
Selanjutnya tanggal 15 Desember 2022 nyiramin layon. Lalu, tanggal 16 Desember 2022 nyuwung dan 17 Desember 2022 puncak pelebon. “Saat nyuwung dipersembahkan pementasan drama gong pada malam harinya yang diinisiator oleh rekan-rekan beliau,” ujarnya.
Saat prosesi pelebon juga diiringi peed seniman drama gong dari Puri Abianbase menuju setren desa Adat Abianbase. Sekitar 500 meter ke selatan.
Selama acara, jalur dari Puri Abianbase ke arah setra, dilakukan pengalihan arus lalu lintas untuk memperlancar jalannya acara.
Tokoh drama gong Anak Agung Gde Raka Payadnya berpulang, Kamis, 22 September 2022, pukul 11.45 wita lalu akibat infeksi paru-paru yang dideritanya. Beliau sempat dirawat selama 13 hari di Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar. Sebelumnya, jenazah Raka Payadnya telah diupacarai dalam upacara mekingsan Digeni, Jumat 23 September lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3241 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun