Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pembunuh Ibu Kandung Dikirim ke RSJ
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Setelah sempat menghuni sel tahanan Polres Klungkung selama satu hari, Wayan Bawa, 25 tahun, pelaku pembunuhan ibu kandungnya Ni ketut Lentin, 55 tahun, akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli Untuk diperiksa kesehatan mentalnya.
Wayan Bawa siang ini dipindahkan ke Rumah Sakit Jiwa Bangli dengan diantar 3 orang petugas kepolisian dari Polres Klungkung. Di RSJ Bangli, Wayan rencananya akan menjalani pemeriksaan kejiwaan.
Saat digiring ke mobil minibus milik Polres, tatapan Wayan terlihat kosong. Saat ditanya wartawan, jawaban Wayan juga terkesan tidak nyambung. Saat wartawan bertanya kenapa tangannya dirantai, dengan ekspresi bingung ia menjawab karena mengusir anjing.
Kakak Wayan Bawa, Ketut Wirya, mengakui kalau adiknya memang mengidap gangguan jiwa dan sudah tiga kali dirawat di rumah sakit jiwa.“Dia (Wayan) memang sering ngamuk kalau permintaannya terlambat dipenuhi. Biasanya dia menghancurkan rumah. Baru kali ini ia menyerang ibu saya,†jelas Ketut yang prihatin melihat nasib adiknya.
Kapolres Klungkung, AKBP IGP Udiantara mengatakan, jika memang terbukti gila, penyidikan kasus pembunuhan ini akan dihentikan dan pelaku akan dirawat di rumah sakit jiwa.
“Bagaimana kelanjutan proses hukum kasus ini bergantung pada hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku,†jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3451 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun