Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pemkab Gianyar Peringati Hari Lahir Pancasila
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Presiden Joko Widodo tahun 2016 menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2016. Penetapan tersebut merupakan suatu hal yang sangat penting dan bernilai strategis bagi bangsa Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui refleksi yang bersifat tahunan. Bangsa Indonesia diajak untuk merenungkan kembali aspek filosofis dan historis dari kelahiran Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, serta pedoman hidup bangsa Indonesia.
Mengusung tema Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh, Pemerintah Kabupaten Gianyar juga melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2021 di Halaman Kantor Bupati, Senin (1/6). Mengingat dalam kondisi pandemi yang masih melanda, peserta upacara hanya perwakilan dari masing-masing OPD beserta pimpinan, namun upacara tetap berlangsung khidmat. Bupati Gianyar I Made Mahayastra selaku inspektur upacara membacakan teks Pancasila dengan penuh semangat mengisyaratkan persatuan.
Mengutip sambutan Presiden Republik Indonesia Ir.H. Joko Widodo secara virtual mengisyaratkan untuk selalu menjaga dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila.
“Peringatan hari lahir pancasila harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa dan dalam bernegara,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya meski Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang republi Indonesia berdiri namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.
Untuk itu, Jokowi menekankan yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai, dan rivalitas antar idiologi. Idologi trans nasional tentu terus meningkat memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi. Disamping itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memberikan pengaruh terhadap perubahan idiologi masyarakat.
“Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan juga mempengaruhi pesta kontestasi idiologi,” tandas Jokowi.
Reporter: Humas Gianyar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3353 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun