Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemkab Karangasem Usul Bangun Rumah Tahan Gempa

Rekontruksi Pascagempa

Kamis, 21 Oktober 2021, 16:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pemkab Karangasem Usul Bangun Rumah Tahan Gempa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pemkab Karangasem berencana untuk merancang rumah tahan gempa dalam proses rehabilitasi rumah warga di Desa Ban yang mengalami kerusakan berat akibat guncangan Gempa 4.8 SR. 

Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta dihadapan sejumlah awak media, Kamis, (21/10/2021) mengatakan, mengingat Kabupaten Karangasem merupakan daerah yang rawan bencana terlebih merupakan jalur sesar sehingga perlu dilakukan kajian untuk membuat semacam konstruksi rumah tahan gempa. Khususnya di wilayah Desa Ban yang merupakan titik terparah dampak gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kita akan coba memberikan saran kedepan dalam proses rehabilitasi apakah itu melalui CSR ataupun bantuan pemerintah agar dikaji secara konstruksi untuk dibuat model rumah tahan gempa, misalnya rumah dengan kombinasi kayu," ujar Sedana Merta. 

Sempat disinggung terkait relokasi warga, Sedana Merta mengatakan bahwa hal tersebut nampaknya sangat sulit untuk dilakukan. Selain keterbatasan lahan, warga juga enggan untuk pindah dari lahan yang mereka tempati selama ini apalagi ada kebun di dekat wilayah tersebut. 

"Kalo dipindah, warga juga cukup sulit meninggalkan rumahnya, meskipun kondisinya seperti itu namun mereka punya lahan di sana paling tidak untuk bertani dan memelihara ternak, mungkin yang paling tepat saat ini adalah merancang konstruksi rumah tahan gempa, paling tidak kita bisa menyelamatkan nyawa agar tidak korban lagi jika terjadi bencana susulan," terang Sedana Merta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami