Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Penderia HIV AIDS di Tabanan 770 Orang, Menyebar di Seluruh Desa
Kamis, 6 Oktober 2016,
15:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Jumlah penderita HIV/AIDS di Tabanan terus meningkat. Berdasarkan data terkini jumlah penderitanya mencapai 770 orang. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr I Nyoman Suratmika.
Suratmika menjelaskan, penyebab utama semakin meningkatnya jumlah HIV/AIDS di Tabanan adalah hubungan seks bebas.
“Seks bebas menjadi penyebab utama penyebaran HIV/AIDS di Tabanan,”jelasnya.
Pejabat asal Wangayo Gede, Penebel ini menambahkan faktor lain penyebab tingginya angka HIV/AIDS adalah penyalahgunaan narkoba, dengan cara jarum suntik.
Berdasarkan data yang ada, penderita tidak hanya ada di wilayah perkotaan namun hampir di setiap desa baik itu yang ada di pedesaan maupun yang ada di perkotaan.
“Hampir di seluruh desa yang ada di Tabanan terdapat penderita HIV/AIDS,” tandasnya.
Dengan terus bertambahnya angka penderita HIV/AIDS, ia berharap kepada masyarakat luas agar menerapkan pola hidup sehat. Dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan sex bebas.
“Hindari seks bebas dan setia kepada pasangan yang sah adalah salah satu kunci terhidar dari HIV/AIDS,” pungkasnya. [bbn/nod/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1464 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1105 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 951 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 846 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026