Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Penerapan "Urban Farming" di Tukad Bindu Denpasar
Rabu, 17 Januari 2018,
08:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang penuh bagi semua pihak untuk memberikan inovasi dalam pembangunan Kota. Kali ini, Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati (Unmas) menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar dan Yayasan Tukad Bindu untuk mendorong adanya urban farming di Kota Denpasar.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu inovasi pengembangan Tukad Bindu untuk edukasi selain dimanfaatkan untuk rekreasi dan kegiatan lainya.
Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Humas Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana saat dikonfirmasi Selasa (16/1) mengaku Pemkot Denpasar sangat mendukung dan mendorong adanya peran pihak swasta dan berbagai steakholder dalam memberikan inovasi di bidang pertanian di Kota Denpasar.
Hal ini lantaran lahan pertanian yang berada di Kota Denpasar jumlahnya terbatas. Sehingga diperlukan inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian seperti halnya Urban Farming.
“Adanya inovasi dari semua pihak seperti swasta atau steakholder lainya ini tentu sangat membantu Pemkot Denpasar. Sehingga tentunya dapat mendorong masyarakat untuk mandiri dalam pengadaan bahan pangan sehari-hari serta memanfaatkan lahan yang berada di pekarangan secara maksimal,” pungkasnya
Sementara, Dosen Fakultas Pertanian Unmas, Dr. Yudariani mengatakan Fakultas Pertanian Unmas telah menjalin kerjasama dengan Yayasan Tukad Bindu dan Pemkot Denpasar. Komitmen tersebut diwujudkan dengan Letter of Acceptance (LoA) antara semua steakholder yang terlibat.
“Kami telah menandatangani LoA bersama semua steakholder terkait dengan pemanfaatan lahan yang ada di Tukad Bindu yang akan digunakan untuk Lab Lapangan Fakultas Pertanian Unmas,” jelas Yudariani.
Dijelaskan lebih lanjut, Urban Farming merupakan konsep pemindahan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. Adapun menurut Yudariani perbedaannya terdapat pada orientasinya saja.
“Dimana pertanian konvensional berorientasi pada hasil produksi sedangkan urban farming lebih kepada karakter pelakunya yakni masyarakat urban,” ungkapnya
Adapun kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Minggu di tanah seluas dua are ini diharapkan dapat memberikan tantangan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan sempit dengan maksimal, khususnya pertanian. Nantinya, program ini dirancang akan dilaksanakan selama atiga tahun.
Yakni tahun pertama fokus untuk membagi bantaran sungai untuk tanaman tertentu, tahun kedua pelaksanaan program dan pemantapan, dan tahun ketiga adalah mencapai goal yakni memberdayakan masyarakat disekitar bantaran tukad Bindu.
“Sehingga, selain untuk berekreasi Tukad Bindu juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya di Bidang Pertanian, jadi fasilitas yang ada di Tukad Bindu menjadi lengkap, mulai dari sarana fitnes, aneka kuliner lokal, pemandangan sungai dan lain sebagainya, dan tentunya kami berharap masyaraat sekitar menjadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar,”pungkasnya.
Ketua Yayasan Tukad Bindu, IB. Ari Manik sangat mengapresiasi dan mendukung adanya upaya penerapan urban farming pertanian di Kota Denpasar. Karenanya, Gus Arik berharap kepada masyarakat untuk turut menjaga lingkungan dan alam yang ada saat ini.
“Kami mendorong masyarakat agar melakukan pengenalaan sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan sehingga budaya membuang sampah di sungai dapat diminimalisir dan sungai menjadi bersih dan bermanfaat bagi manusia,” tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8468 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5818 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3643 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2471 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026