Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengawasan Dinas PU diperketat

Senin, 3 September 2007, 16:13 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kordinator Komisi C DPRD Jembrana, Nengah Nersen, yang ditemui beritabali mengaku prihatin akan kondisi ini. Hal tersebut diperburuk lagi karena dana pembangunan proyek berasal dari APBD Jembrana.“Ada saja yang kami temukan, terutama penggunaan besi.

 

Kalau penggunaan material seperti yang tercantum dalam bestek tidak dipenuhi, kualitasnya jelas tidak memadai. Perencanaan, termasuk penggunaan ukuran besi, itu kan sudah berdasar perhitungan kekuatan bangunan, jelasnya.

Menurut penilaiannya, sebagian besar proyek tidak memenuhi standarisasi yang ditetapkan. Sebut saja misalnya keadaan proyek GOR Melaya yang kondisinya memprihatinkan.

 

“Finishing proyek buruk. Ini dapat dilihat dari adanya ketidaktepatan antara ukuran daun pintu yang dipasang dengan kusen yang tersedia. Akibatnya, ini menimbulkan celah sebesar 1,5 centimeter sampai 2 centimeter. Mungkin disebabkan kadar air yang terkandung dalam bahan kayu yang digunakan masih tinggi,” ujarnya.

Untuk itu, Nersen menilai pengawasan oleh Dinas PU diperketat sehingga tidak menimbulkan ruang gerak bagi rekanan untuk bermain-main. Dengan cara ini diharapkan proyek di tahun 2007 berkualitas tinggi. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami