Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pengawasan Dinas PU diperketat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kordinator Komisi C DPRD Jembrana, Nengah Nersen, yang ditemui beritabali mengaku prihatin akan kondisi ini. Hal tersebut diperburuk lagi karena dana pembangunan proyek berasal dari APBD Jembrana.“Ada saja yang kami temukan, terutama penggunaan besi.
Kalau penggunaan material seperti yang tercantum dalam bestek tidak dipenuhi, kualitasnya jelas tidak memadai. Perencanaan, termasuk penggunaan ukuran besi, itu kan sudah berdasar perhitungan kekuatan bangunan, jelasnya.
Menurut penilaiannya, sebagian besar proyek tidak memenuhi standarisasi yang ditetapkan. Sebut saja misalnya keadaan proyek GOR Melaya yang kondisinya memprihatinkan.
“Finishing proyek buruk. Ini dapat dilihat dari adanya ketidaktepatan antara ukuran daun pintu yang dipasang dengan kusen yang tersedia. Akibatnya, ini menimbulkan celah sebesar 1,5 centimeter sampai 2 centimeter. Mungkin disebabkan kadar air yang terkandung dalam bahan kayu yang digunakan masih tinggi,†ujarnya.
Untuk itu, Nersen menilai pengawasan oleh Dinas PU diperketat sehingga tidak menimbulkan ruang gerak bagi rekanan untuk bermain-main. Dengan cara ini diharapkan proyek di tahun 2007 berkualitas tinggi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang