Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Pengerajin Gedeg Keluhkan Tingginya Harga Bambu
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beberapa pengerajin gedeg mengeluhkan semakin mahalnya bahan baku bambu. Dampaknya banyak pengerajin gedeg yang kelimpungan.
Sekarang ini harga bambu sangat mahal, sedangkan harga jual gedeg masih tetap,“ ujar Putu Gede Ardianta salah seorang pengerajin gedeg asal Dusun Linjong, Susut Bangli.
Gede Ardianta mengungkapkan, kenaikan bahan baku bambu sudah berlangsung sejak tiga bulan yang lalu, dimana sebelumnya harga bambu Rp 500-600 ribu / truck, sedangkan untuk saat ini harga bambu mencapai Rp 800 ribu / trucknya.
Lebih lanjut, pria berbadan tambun itu menyampaikan untuk masalah harga gedeg kenaikanya belum sebanding dengan kenaikan harga bahan baku . Untuk gedeg biasa dengan panjang 16 meter laku dijual Rp 200-250 ribu , sedangkan untuk gedeg halus laku dijual Rp 30.000/meter.
Bicara masalah keuntungan memang sangat tipis, tapi apa boleh diperbuat kerajinan ini hanyalah satu-satunya keahlian yang dimilikinya,“ ujarnya polos.
Sementara ketika disinggung masalah pangsa pasar? Dia mengatakan untuk saat ini masih mengandalkan pasar lokal, dimana biasanya para pengepul gedeg langsung mendatanginya, dan selajutnya gedeg baru dipasarkan.
Kami juga terbentur modal usaha, biasanya para pengepul yang memberikan modal awal, sehingga otomatis kami tidak bisa menjual ke pada orang lain, jelasnya.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang