Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pengerajin Gedeg Keluhkan Tingginya Harga Bambu
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beberapa pengerajin gedeg mengeluhkan semakin mahalnya bahan baku bambu. Dampaknya banyak pengerajin gedeg yang kelimpungan.
Sekarang ini harga bambu sangat mahal, sedangkan harga jual gedeg masih tetap,“ ujar Putu Gede Ardianta salah seorang pengerajin gedeg asal Dusun Linjong, Susut Bangli.
Gede Ardianta mengungkapkan, kenaikan bahan baku bambu sudah berlangsung sejak tiga bulan yang lalu, dimana sebelumnya harga bambu Rp 500-600 ribu / truck, sedangkan untuk saat ini harga bambu mencapai Rp 800 ribu / trucknya.
Lebih lanjut, pria berbadan tambun itu menyampaikan untuk masalah harga gedeg kenaikanya belum sebanding dengan kenaikan harga bahan baku . Untuk gedeg biasa dengan panjang 16 meter laku dijual Rp 200-250 ribu , sedangkan untuk gedeg halus laku dijual Rp 30.000/meter.
Bicara masalah keuntungan memang sangat tipis, tapi apa boleh diperbuat kerajinan ini hanyalah satu-satunya keahlian yang dimilikinya,“ ujarnya polos.
Sementara ketika disinggung masalah pangsa pasar? Dia mengatakan untuk saat ini masih mengandalkan pasar lokal, dimana biasanya para pengepul gedeg langsung mendatanginya, dan selajutnya gedeg baru dipasarkan.
Kami juga terbentur modal usaha, biasanya para pengepul yang memberikan modal awal, sehingga otomatis kami tidak bisa menjual ke pada orang lain, jelasnya.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5651 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan