Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penglipuran Bangun TPS3R, Targetkan Desa Wisata Bebas Sampah

Rabu, 11 Maret 2026, 14:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penglipuran Bangun TPS3R, Targetkan Desa Wisata Bebas Sampah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Desa Adat Penglipuran mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan sampah dengan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). 

Pembangunan fasilitas ini menjadi upaya proaktif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan desa wisata yang terkenal di Bali tersebut.

Pembangunan TPS3R dilakukan sebagai langkah strategis agar Desa Adat Penglipuran dapat mandiri dalam mengelola sampah. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen menjaga keasrian lingkungan yang selama ini menjadi daya tarik utama desa wisata tersebut.

Bendesa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta mengatakan keberadaan TPS3R menjadi sangat penting di tengah meningkatnya persoalan sampah saat ini.

"Di tengah semakin krusialnya permasalahan sampah saat ini, keberadaan TPS3R sangatlah penting, sehingga pengelolaan sampah bisa berjalan dengan maksimal, ditambah lagi desa adat penglipuran merupakan salah satu desa wisata terpopuler di Bali, keasrian dan kebersihan lingkungan harus tetap terjaga," ungkapnya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pembangunan TPS3R berbasis desa adat tersebut berdiri di atas lahan sekitar dua are dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar. Hingga saat ini proses pembangunan masih terus berlangsung.

Nantinya, fasilitas pengolahan sampah ini akan dilengkapi empat mesin yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu.

Selain menyiapkan infrastruktur, pengelola desa adat juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pengoperasian TPS3R agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ke depan, fasilitas TPS3R ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga direncanakan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan mengenai cara pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Dengan langkah ini, Desa Adat Penglipuran menargetkan pengelolaan sampah yang lebih optimal sekaligus mendukung target zero waste ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami