Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Penglipuran Bangun TPS3R, Targetkan Desa Wisata Bebas Sampah
BERITABALI.COM, BANGLI.
Desa Adat Penglipuran mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan sampah dengan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Pembangunan fasilitas ini menjadi upaya proaktif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan desa wisata yang terkenal di Bali tersebut.
Pembangunan TPS3R dilakukan sebagai langkah strategis agar Desa Adat Penglipuran dapat mandiri dalam mengelola sampah. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen menjaga keasrian lingkungan yang selama ini menjadi daya tarik utama desa wisata tersebut.
Bendesa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta mengatakan keberadaan TPS3R menjadi sangat penting di tengah meningkatnya persoalan sampah saat ini.
"Di tengah semakin krusialnya permasalahan sampah saat ini, keberadaan TPS3R sangatlah penting, sehingga pengelolaan sampah bisa berjalan dengan maksimal, ditambah lagi desa adat penglipuran merupakan salah satu desa wisata terpopuler di Bali, keasrian dan kebersihan lingkungan harus tetap terjaga," ungkapnya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, pembangunan TPS3R berbasis desa adat tersebut berdiri di atas lahan sekitar dua are dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar. Hingga saat ini proses pembangunan masih terus berlangsung.
Nantinya, fasilitas pengolahan sampah ini akan dilengkapi empat mesin yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu.
Selain menyiapkan infrastruktur, pengelola desa adat juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pengoperasian TPS3R agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ke depan, fasilitas TPS3R ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga direncanakan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan mengenai cara pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Dengan langkah ini, Desa Adat Penglipuran menargetkan pengelolaan sampah yang lebih optimal sekaligus mendukung target zero waste ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang