Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Penonton Terpukau Tari Barong di Guwang, Dada Penari Ditusuk Keris
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati memiliki atraksi wisata Barong and Keris Dance. Pagelaran digelar di wantilan desa adat. Atraksi yang disuguhkan ke penonton berupa barong dan penari keris yang melakukan aksi menghunus keris ke dadanya.
Atraksi yang digelar sejak Juli 2023 lalu merupakan Baga Utsaha Padruen Desa Adat (Bupda). Ketua Pengelola Guwang Barong and Keris Dance I Ketut Karben Wardana didampingi koordinator marketing Anak Agung Alit Merta menyatakan usaha ini telah mampu menyedot rata-rata 700 sampai 1.000 wisatawan asing.
"Per bulan, saat high season bisa sampai 1.000 orang per bulan. Low season diangka 700 sampai 800," jelas Karben, Senin (18/3/2024).
Kunjungan juga berasal dari wisatawan lokal maupun domestik untuk tujuan menonton pertunjukan Barong sekaligus kegiatan sosial maupun gathering. Untuk wisatawan asing yang datang, dari Spanyol, Perancis, Inggris, Jerman, Belanda dan Republik Ceko.
"Guwang Barong and Keris Dance semakin dikenal dan dinikmati karena disini mereka juga bisa menggelar kegiatan sosial, ulang tahun, perpisahan maupun even lain. Tempatnya layak dan representatif," terangnya.
Penari dan penabuh yang terlibat sebanyak 70 orang warga desa Guwang. Mereka dibimbing oleh Doktor I Nyoman Sudanta. "Beliau pelaku pariwisata,rohaniawan yang paham betul pakem Kuntisraya yang dipentaskan," jelasnya.
Di bawah bimbingan Nyoman Sudanta, penari dan penabuh tampil serius menyajikan tarian Barong yang dibalut apik dalam kisah pertarungan antara kebajikan melawan kebatilan dengan durasi sekitar 1 jam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 291 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 222 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun