Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pentaskan Tari Sakral Leko
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ada yang berbeda dari pelaksanaan Festival Kaswari V dibanding tahun-tahun sebelumnya. Festival yang digelar dari tanggal 19 hingga 27 Agustus ini akan menampilkan tari sakral dari Tabanan yakni Tari Leko.
Hal itu diungkapkan oleh pelaksana produksi, Putu Adnya Semapta, Rabu (13/8) . Dikatakannya, Tari Sakral Leko ini akan dipentaskan malam hari mulai pukul 19.00 tanggal 25 Agustus mendatang.
"Kita sengaja pentaskan tari sakral ini mengingat tari sakral ini nyaris punah, meskipun ada hanya dipentaskan pada ritual-ritual tertentu saja," jelas Semapta.
Dikatakannya, sebelum pementasan tari sakral ini semua rangkaian upacara tarian ini akan digelar seperti aslinya. Artinya baik itu sarana upacara bebantenan (sesajen) maupun hal-hal terkait niskala akan dilaksanakan agar pementasan tarian ini berjalan dengan aman dan lancar.
"Secara teknis mendetail terkait tarian ini saya tidak bisa jelaskan, saya hanya bisa jelaskan secara garis besarnya
saja," jelasnya.
Tarian Leko akan dibawakan oleh penari wanita yang masih perawan dan akan diiringi tetabuhan gamelan.
"Untuk lebih jelasnya saksikan nanti pada pementasannya pada tanggal 25 nanti di areal Festival Kaswari di Jalan Kaswari Tabanan."
Selain tari sakral Leko, berbagai lomba juga akan memeriahkan Festival Kaswari. Seperti Lomba Penjor dan Kebersihan digelar tanggal 19 Agustus bertepatan dengan hari penampahan Galungan. Tidak ketinggalan Lomba Barong Bangkung yang digelar tanggal 22 Agustus (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman