Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Pentaskan Tari Sakral Leko
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ada yang berbeda dari pelaksanaan Festival Kaswari V dibanding tahun-tahun sebelumnya. Festival yang digelar dari tanggal 19 hingga 27 Agustus ini akan menampilkan tari sakral dari Tabanan yakni Tari Leko.
Hal itu diungkapkan oleh pelaksana produksi, Putu Adnya Semapta, Rabu (13/8) . Dikatakannya, Tari Sakral Leko ini akan dipentaskan malam hari mulai pukul 19.00 tanggal 25 Agustus mendatang.
"Kita sengaja pentaskan tari sakral ini mengingat tari sakral ini nyaris punah, meskipun ada hanya dipentaskan pada ritual-ritual tertentu saja," jelas Semapta.
Dikatakannya, sebelum pementasan tari sakral ini semua rangkaian upacara tarian ini akan digelar seperti aslinya. Artinya baik itu sarana upacara bebantenan (sesajen) maupun hal-hal terkait niskala akan dilaksanakan agar pementasan tarian ini berjalan dengan aman dan lancar.
"Secara teknis mendetail terkait tarian ini saya tidak bisa jelaskan, saya hanya bisa jelaskan secara garis besarnya
saja," jelasnya.
Tarian Leko akan dibawakan oleh penari wanita yang masih perawan dan akan diiringi tetabuhan gamelan.
"Untuk lebih jelasnya saksikan nanti pada pementasannya pada tanggal 25 nanti di areal Festival Kaswari di Jalan Kaswari Tabanan."
Selain tari sakral Leko, berbagai lomba juga akan memeriahkan Festival Kaswari. Seperti Lomba Penjor dan Kebersihan digelar tanggal 19 Agustus bertepatan dengan hari penampahan Galungan. Tidak ketinggalan Lomba Barong Bangkung yang digelar tanggal 22 Agustus (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 790 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 691 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 513 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik