Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Penyebab Marc Marquez Kecelakaan di Mandalika Diungkap
BERITABALI.COM, NTB.
Kepala Kru Marc Marquez, Santi Hernandez, sudah mendapatkan jawaban terkait kecelakaan yang menimpa The Baby Alien di Mandalika.
Repsol Honda memang sedang mencari jawaban terkait kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Indonesia. Pasalnya kecelakaan itu terjadi secara beruntun dari sesi latihan bebas hingga menimpa Marc Marquez pada sesi pemanasan jelang balapan.
Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, lalu melihat salah satu penyebab kecelakaan tersebut terjadi karena masalah ban lama yang diberikan Michelin. Puig menyebut Michelin seharusnya memberikan ban baru karena pengembangan motor mengikuti karet yang digunakan.
Namun demikian, Manajer Michelin untuk MotoGP, Piero Taramasso, menepis tudingan Puig bahwa masalah yang menimpa Marc Marquez bukan karena ban.
Dia malah menyindir balik motor balap milik Honda yakni RC213V yang tak bisa beradaptasi dengan ban milik mereka. Setelah saling bertukar pandangan, Honda akhirnya mencari tahu sendiri penyebab kecelakaan yang menimpa Marquez.
Hal ini diungkapkan langsung oleh sang Kepala Kru, Hernandez, yang akan melaporkan penyebab itu kepada Marquez ketika kembali ke garasi.
"Kami tahu saat tes di Mandalika, kami cepat, konsisten, dan semua Honda berada di depan," kata Hernandez kepada AS, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.
"Saat jelang balapan, kami menderita. Hal-hal seperti ini ada penyebabnya. Ketika Marc kembali, kami akan memberitahunya."
"Kami akan berbicara tentang kecelakaan yang dia dapatkan, dia berhak mengetahuinya."
Meski telah mengetahui penyebab kecelakaan, Hernandez tidak dapat mengatakannya kepada publik. Dia menyebut seluruh temuan dilaporkan untuk mencegah kecelakaan terjadi kembali kepada Marquez.
"Untuk mengatakan lebih jauh tentang ini, bukanlah posisi seperti saya yang mengungkapkannya," ujar Hernandez.
"Itu tugas yang lain untuk membicarakannya. Saya membatasi diri untuk melakukan pekerjaan saya."
"Saya hanya harus memahami kenapa ini bisa terjadi dan mencegahnya agar tidak terulang kembali," tutur Hernandez.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 154 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 83 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 80 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun