Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyeberangan Bali–Jawa Naik Saat Libur Imlek

Senin, 16 Februari 2026, 15:45 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali/Penyeberangan BaliJawa Naik Saat Libur Imlek.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan layanan penyeberangan selama libur panjang Imlek 2026, seiring tingginya mobilitas masyarakat. Kenaikan arus juga terjadi pada lintasan Jawa–Bali yang menjadi jalur utama keluar masuk Pulau Dewata.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyebut, peningkatan aktivitas perjalanan terlihat jelas di lintasan Bali–Jawa dan Jawa–Bali. Dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, tercatat 21.069 penumpang atau naik 6,8 persen, dengan jumlah kendaraan mencapai 6.361 unit atau meningkat 6,4 persen.

Sementara itu, arus dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang juga mengalami pertumbuhan signifikan. Jumlah penumpang mencapai 20.638 orang atau tumbuh 18,3 persen, dengan 5.518 kendaraan atau naik 4 persen. Kenaikan dua arah ini menunjukkan meningkatnya intensitas perjalanan di lintasan Selat Bali selama libur panjang.

"Pola ini menunjukkan arus masyarakat lebih dominan menuju Sumatera pada awal periode libur panjang," ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Senin (16/2/2026).

Waspada Cuaca Ekstrem

ASDP mengimbau pengguna jasa penyeberangan di Bali untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keselamatan pelayaran.

"Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi fokus utama sehingga operasional disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan," tegas Windy.

Berdasarkan prakiraan BMKG periode 15–18 Februari 2026, wilayah perairan Selat Bali berpotensi mengalami peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang akibat penguatan Monsun Asia serta dinamika atmosfer di selatan Indonesia.

BMKG memprakirakan kecepatan angin di perairan Selat Bali berkisar 8–20 knot, dengan hembusan sesekali mencapai 20–25 knot. Tinggi gelombang signifikan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,0 meter dan berpotensi meningkat secara fluktuatif mengikuti perkembangan cuaca harian.

Untuk memberikan kenyamanan dan fleksibilitas bagi pengguna jasa penyeberangan di Bali, ASDP juga menerapkan kebijakan refund sebesar 25 persen serta layanan reschedule dengan biaya 10 persen, sehingga rencana perjalanan dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran. (sumber: liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami