Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Perajin Bata Merah di Negara Tetap Pertahankan Nilai Tradisi Lokal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Salah satu perajin bata merah di Banjar Anyar, Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, I Putu Budi Ardana (39) tetap mempertahankan nilai tradisi lokal dalam pengolahan dan pengerjaan bata merah.
Berbagai pengalaman suka duka ia geluti sejak mulai usaha pada 30 tahun lalu. I Putu Budi Ardana menjelaskan, untuk bahan dasar pembuatan bata merah (citak) dibeli dan di datangkan di daerah Manistutu, Peh, dan Tukadaya.
Ia menjelaskan untuk proses pembuatannya dibutuhkan tanah yang kurang produktif dengan lahan yang agak membukit. Kemudian sekam didapatkan dari pabrik pengolahan beras dan ditambah juga serbuk gergaji, sehingga juga memanfaatkan limbah yang terbuang.
"Pengolahan tanah dilakukan dalam waktu 24 jam yaitu, hingga adonan benar-benar baik dan terjamin. Setelah itu dilakukan pencetakan dengan menggunakan alat cetak yang terbuat dari kayu. Lalu ditunggu proses selama 4 hari. Proses bata merah mentah yang terbentuk tapi masih basah," ungkapnya.
Setelah itu, lalu dilakukan penjemuran dengan menatanya secara rapi, tanpa terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini dilakukan selama 7 hari dan itu tergantung pula cuaca.
"Dan proses akhir adalah memasukan bata yang kering untuk dilakukan proses pembakaran, hal ini dilakukan selama 24 jam dengan menggunakan kayu bakar. Untuk bahan kayu bakar juga dibeli dengan kayu bakar sisa hasil industri kayu," paparnya.
Ardana juga bertutur saat pandemi Covid-19 penjualan produk bata merahnya mengalami penurunan drastis turun. Ia mengaku tak banyak yang bisa dilakukan, tapi ia berupaya mempertahankan usaha agar tetap berjalan dengan pesanan lokal.
"Kami berharap mitra usaha perajin ini bisa berkobalaborasi dengan program pemerintah agar tujuan pembangunan merata dan tepat sasaran. Karena produksi bata merah Desa Tegalabadeng Barat memang terkenal dan melegenda," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 506 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 354 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan