Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Perang Menggila, Putin Lakukan 'Balas Dendam Besar'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memulai "balas dendam besar" atas perlawanan pasukannya.
Zelensky telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa Moskow bertujuan untuk meningkatkan serangannya di Ukraina setelah dua bulan kebuntuan di sepanjang garis depan yang membentang melintasi selatan dan timur.
Meskipun tidak ada tanda-tanda ofensif baru yang lebih luas, pertempuran sengit berkecamuk di timur saat Rusia mendorong ke arah Bakhmut, sebuah kota yang dianggapnya sebagai kunci untuk merebut wilayah Donbas yang berharga.
Zelensky mengatakan serangan Rusia di timur tanpa henti meskipun ada banyak korban di pihak Rusia. Hal itu diyakini menjadi sebuah langkah balasan atas keberhasilan Ukraina dalam mendorong pasukan Rusia kembali dari ibu kota, timur laut, dan selatan pada awal konflik.
"Saya pikir Rusia benar-benar ingin balas dendam yang besar. Saya pikir mereka [sudah] memulainya," kata Zelensky, dikutip dari Euronews, Selasa (31/1/2023).
Dalam beberapa minggu terakhir, negara-negara Barat telah menjanjikan ratusan tank modern dan kendaraan lapis baja untuk melengkapi pasukan Ukraina dalam serangan balasan untuk merebut kembali wilayah pada tahun 2023 nanti.
Namun, pengiriman senjata-senjata itu masih berbulan-bulan lagi, meninggalkan Kyiv untuk terus berjuang selama musim dingin.
Zelensky pun terus mendesak Barat untuk mempercepat pengiriman senjata yang dijanjikan sehingga Ukraina dapat menyerang.
Adapun, Harapan Ukraina untuk mendapatkan bantuan jet tempur F-16 dari Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Rusia tampaknya harus dipendam.
Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak akan mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina untuk membantu perangnya melawan Rusia. Dia hanya 'menjanjikan' untuk mengunjungi sekutu pentingnya yang menjadi tetangga Ukraina, yakni Polandia.
"Tidak," kata Biden ketika ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah dia mendukung pengiriman jet, dilansir AFP, Selasa (31/1/2023).(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2025 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1381 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1259 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah