Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Perbandingan Elektabilitas AHY & Aher Kandidat Pendamping Anies
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Partai NasDem, Demokrat, dan PKS belum resmi membentuk koalisi menghadapi Pilpres 2024. Meski sepakat Anies Baswedan sebagai capres, namun mereka belum menemukan titik temu soal cawapres.
Partai Demokrat menganggap Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sosok ideal mendampingi Anies. Namun PKS menyodorkan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Lantas, bagaimana tingkat elektabilitas AHY dan Aher dari berbagai survei?
Merujuk survei Litbang Kompas 24 September hingga 7 Oktober 2022, AHY berada di urutan kelima bursa calon wakil presiden dengan tingkat elektabilitas 6,5 persen.
Survei Litbang Kompas ini melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,8 persen.
Nama AHY juga muncul dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia sebagai salah satu tokoh calon presiden potensial. Elektabilitasnya 4,1 persen.
Survei Indikator dilaksanakan 13-20 September 2022 dengan melibatkan 1.220 responden. Nama AHY kembali muncul dalam hasil survei Charta Politika. Dari hasil survei tersebut, elektabilitas AHY sebagai cawapres berada pada angka 7,2 persen.
Survei Charta Politika dilakukan pada 6-13 September 2022 dengan jumlah sampel 1.220. Jika dibandingkan dengan Aher, tingkat elektabilitas AHY masih jauh lebih tinggi.
Nama Aher bahkan hanya muncul dalam dua hasil survei dalam setahun terakhir. Lembaga survei KedaiKOPI sempat memunculkan nama Aher sebagai salah satu sosok calon potensial untuk maju dalam Pilpres 2024.
Survei yang dilakukan bulan Januari 2022 lalu itu menunjukkan Aher hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 1,3 persen dan ditempatkan di posisi delapan.
Aher kalah saing dengan tokoh lainnya di lima besar seperti Ganjar Pranowo di posisi puncak dengan elektabilitas 25 persen. Lalu, berturut disusul Prabowo Subianto (21,9 persen), Anies Baswedan (16,2 persen), Ridwan Kamil (7,7 persen) dan AHY (5,3 persen).
Survei KedaiKOPI ini mengambil sampel responden sebanyak 1.201 orang yang digelar pada 17-24 Januari 2022 di 34 provinsi di Indonesia. Selanjutnya, nama Aher muncul pada survei yang dilakukan oleh Indikator Political Opinion (IPO) bulan Maret 2021 lalu.
Aher dalam survei ini mendapatkan elektabilitas sebagai Capres sebesar 2,3 persen dan menempati urutan kesembilan dari total 20 nama. Bahkan elektabilitas Aher kalah dari nama Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang berada di posisi delapan dengan 3,8 persen.
Survei IPO ini melibatkan 1.200 responden pada 10-22 Maret 2021. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,50 persen dengan tingkat akurasi data 97 persen.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1626 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun