Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Perumda Tirta Amertha Jati Jembrana Ucapkan Selamat Galungan dan Kuningan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang perayaan Hari Raya Galungan pada 17 Juni 2025 dan Kuningan pada 27 Juni 2025, jajaran Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana.
Ucapan ini disampaikan langsung oleh Direktur Perumda Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gede Puriawan, S.E., mewakili seluruh jajaran direksi, dewan pengawas, dan staf perusahaan.
“Direktur Beserta Dewan Pengawas dan Staff Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan pada 17 Juni 2025 dan 27 Juni 2025. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kesejahteraan dan kedamaian kepada segala makhluk hidup di alam semesta ini,” ujarnya.
Momentum Galungan dan Kuningan menjadi momen penting untuk memperkuat nilai spiritual, menjaga keharmonisan, serta memanjatkan rasa syukur atas anugerah kehidupan. Ucapan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara lembaga dan masyarakat, serta menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1691 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1533 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun