Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Petulu, Desa Pelestari Ribuan Burung Kokokan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Obyek wisata Desa Petulu, Ubud, Gianyar dikenal sebagai tempat bersarang dan berkembangbiaknya ribuan burung kokokan atau bangau. Pasca merebaknya kasus flu burung di Indonesia, minat kunjungan wisatawan ke tempat ini tidak berkurang dan cenderung masih normal.
Memasuki Desa Petulu, Ubud Gianyar, wisatawan yang datang sudah disuguhi pemandangan unik. Batang pohon dan ruas jalan di desa ini tampak dipenuhi kotoran burung bangau atau oleh warga setempat biasa disebut kokokan.
Setiap jam lima pagi, ribuan burung bangau yang berwarna putih, kuning, dan hitam pergi meninggalkan Desa Petulu untuk mencari makan. Sore harinya sekitar pukul 6 waktu setempat, ribuan burung bangau ini kembali ke sarangnya di pucuk pohon untuk beristirahat.
Fenomena unik ini menjadi tontonan yang menarik bagi para wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung ke desa ini. Pasca merebaknya kasus flu burung, kunjungan wisatawan ke Desa Petulu masih stabil yakni antara 300 hingga 1000 wisatawan per bulannya.
Menurut klian Desa Petulu, Nyoman Sada, desa ini mulai menjadi tempat bersarang dan berkembangbiak ribuan burung bangau sejak tahun 1965, usai dilakukannya sebuah upacara agama besar di pura desa setempat.
Untuk menjaga kelestarian burung ini, pihak desa menerapkan awig-awig atau aturan desa dengan sanksi berat. “Bagi para pemburu burung didenda 1 juta rupiah untuk setiap ekor yang ditangkap. Selain itu ia juga harus menggelar upacara agama dengan biaya hingga 5 juta Rupiah, jelas Nyoman.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5850 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2197 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan