Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Pipa Bocor, Ribuan Warga Karangasem Terdampak Krisis Air 4 Hari
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perbaikan pipa transmisi milik UPTD Telaga Waja di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat diperkirakan memakan waktu hingga empat hari.
Kondisi ini membuat Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem kelabakan melayani permintaan air bersih melalui mobil tangki dari pelanggan yang terdampak.
Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata mengungkapkan, kebocoran pipa yang terjadi sejak Senin lalu tersebut berdampak terhadap ribuan distribusi air bersih di lima kecamatan.
Atas kondisi ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk percepatan penanganan. Namun sayangnya, perbaikan diperkirakan baru akan selesai empat hari mendatang, itupun jika tidak ada kendala lainnya.
“Keluhan pelanggan terus meningkat. Hari ini peralatan sudah didatangkan oleh BWS, dan pengerjaan segera dilakukan. Karena diameter pipa cukup besar, estimasi perbaikan sekitar empat hari, semoga berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan di lima kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Bebandem, Karangasem, Manggis, Abang, dan Kubu. Untuk mengantisipasi krisis air bersih, Perumda Tirta Tohlangkir terus melakukan dropping air menggunakan mobil tangki.
“Kami berupaya maksimal memenuhi kebutuhan air pelanggan. Apalagi saat ini cuaca panas, kebutuhan air meningkat signifikan, sehingga permintaan air tangki juga melonjak,” tambahnya.
Seperti diketahui, kebocoran terjadi pada pipa transmisi di Desa Duda Timur yang diduga akibat tekanan air yang cukup tinggi. Selama proses perbaikan berlangsung, pelanggan diimbau memanfaatkan cadangan air yang ada secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mandi.
"Kami berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga distribusi air bersih kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun