Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pipa Bocor, Ribuan Warga Karangasem Terdampak Krisis Air 4 Hari

Rabu, 1 April 2026, 09:38 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Pipa Bocor, Ribuan Warga Karangasem Terdampak Krisis Air 4 Hari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Perbaikan pipa transmisi milik UPTD Telaga Waja di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat diperkirakan memakan waktu hingga empat hari.

Kondisi ini membuat Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem kelabakan melayani permintaan air bersih melalui mobil tangki dari pelanggan yang terdampak.

Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata mengungkapkan, kebocoran pipa yang terjadi sejak Senin lalu tersebut berdampak terhadap ribuan distribusi air bersih di lima kecamatan.

Atas kondisi ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk percepatan penanganan. Namun sayangnya, perbaikan diperkirakan baru akan selesai empat hari mendatang, itupun jika tidak ada kendala lainnya.

“Keluhan pelanggan terus meningkat. Hari ini peralatan sudah didatangkan oleh BWS, dan pengerjaan segera dilakukan. Karena diameter pipa cukup besar, estimasi perbaikan sekitar empat hari, semoga berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan di lima kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Bebandem, Karangasem, Manggis, Abang, dan Kubu. Untuk mengantisipasi krisis air bersih, Perumda Tirta Tohlangkir terus melakukan dropping air menggunakan mobil tangki.

“Kami berupaya maksimal memenuhi kebutuhan air pelanggan. Apalagi saat ini cuaca panas, kebutuhan air meningkat signifikan, sehingga permintaan air tangki juga melonjak,” tambahnya.

Seperti diketahui, kebocoran terjadi pada pipa transmisi di Desa Duda Timur yang diduga akibat tekanan air yang cukup tinggi. Selama proses perbaikan berlangsung, pelanggan diimbau memanfaatkan cadangan air yang ada secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mandi.

"Kami berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga distribusi air bersih kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami