Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pipis Sembarangan, Pria Mabuk Tewas Dikoyak Hiu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria mabuk tewas dikoyak hiu ketika kencing di dalam air saat sedang berkumpul dengan temannya di pantai Brasil. Pria 51 tahun bernama Marcelo Rocha Santos ini kehilangan tangan dan sebagian kaki.
Menyadur The Sun Rabu (14/07), Santos dilarikan ke rumah sakit di kota sebelah, Recife dan dinyatakan tewas di sana. Peristiwa ini terjadi Sabtu siang hari di pantai Piedade, Jaboatao dos Guararapes, Brasil.
Pantai ini memang dikenal sebagai titik serangan hiu, karena terbuka dan tidak dilindungi oleh terumbu karang. Penjaga pantai tidak dapat mencegah serangan itu.
Saksi mata Edriano Gomes mengatakan Santos masuk ke air sekitar pukul 2 siang, ketika cuaca mendung dan laut berombak. "Teman saya yang berada di laut bersama orang yang diserang," kata Gomes.
"Tiba-tiba, dia melihat pria itu berjuang. Ada banyak darah di dalam air."
Orang lain yang juga berada di dalam air,Ademir Sebastiao da Silva mengatakan orang itu masuk ke air untuk kencing, karena pantai tidak memiliki kamar mandi.
“Saya berada di sampingnya dengan air setinggi pinggang kami,” kata Sebastiao da Silva.
Meskipun tidak diketahui jenis hiu apa yang menyerangnya, para ahli mengatakan kemungkinan itu adalah hiu banteng (Carcharhinus leucas) atau hiu macan (Galeocerdo cuvier).
Serangan hiu juga lebih sering terjadi pada musim ini karena hujan membuat laut lebih keruh.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1469 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1108 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 954 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 848 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik