Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Piyasan Sanggah Terbakar, Pedagang Bubur Bantu Pemadaman
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sejumlah pedagang emperan di Jalan Ngurah Rai Gianyar, sekitar Toko Harum Fajar, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar dihebohkan dengan kepulan asap kebakaran, Minggu (5/9) sekitar pukul 08.45 WITA.
Saat ditelusuri kepulan asap bersumber dari Sanggah milik I Wayan Gede Astawa, 61, warga Lingkungan Teges Kaja, Kelurahan Gianyar yang kebakaran. Informasi dihimpun, seorang pedagang bubur I Nyoman Suardika, 46, pertama kali melihat kepulan asap hitam di atas rumah korban.
Selanjutnya, pedagang bubur ini bergegas lari ke rumah korban untuk memberi tahu. Dibantu beberapa pedagang, upaya pemadaman manual dilakukan menggunakan selang air dan ember. Kobaran api berhasil dipadamkan, namun atap piyasan seluruhnya hangus.
Berselang beberapa menit kemudian datang 2 unit mobil PMK Pemkab Gianyar untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Kapolsek Kota Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira ketika dikonfirmasi mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Menurut keterangan korban, kebakaran diduga ada korsleting listrik pada balai piyasan. Mengingat pemilik rumah biasa mebanten canang setiap sore, jadi sejak pagi tidak ada aktivitas persembahyangan di TKP," jelasnya.
Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp50 juta, namun korban tidak melaporkan kasus tersebut dan mengganggap sebagai musibah.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3611 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1334 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 924 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 698 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun