Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PKL Dilarang Jualan di Alun-alun Gianyar Saat Acara HUT ke-255
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Memasuki rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar memperketat pengawasan di kawasan Alun-alun Gianyar. Penegasan tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban umum dan estetika kota selama perayaan berlangsung.
Kepala Satpol PP Gianyar, I Putu Yudanegara, menyatakan bahwa pihaknya secara resmi melarang keberadaan pedagang liar atau Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di seputaran fasilitas umum, khususnya di area Alun-alun.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026. Pertemuan tersebut melibatkan berbagai unsur kewilayahan, mulai dari kepala lingkungan se-Kelurahan Gianyar, Bendesa Adat Beng dan Gianyar, hingga Lurah Bitera dan Perbekel Tegal Tugu.
Yudanegara merinci dua poin krusial yang menjadi kesepakatan bersama, yakni pedagang dilarang keras berjualan di trotoar maupun area fasilitas umum lainnya. Selanjutnya, petugas parkir diinstruksikan untuk turut aktif melarang pedagang bermotor mangkal di area parkir.
"Tidak ada aturan yang mengakomodir pedagang kaki lima di sana. Belum ada aturannya kita membenarkan hal tersebut. Jika masih nekat di tempat umum, tentu kita larang," tegas Yudanegara saat dikonfirmasi pada Rabu (1/4/2026).
Meski melarang penggunaan ruang publik, pemerintah daerah memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang ingin membantu para pedagang. Yudanegara mempersilahkan jika ada warga yang memiliki lahan pribadi untuk menampung para PKL, dengan catatan harus mematuhi izin dan ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah nyata penegakan Perda, tim Satpol PP Gianyar telah melakukan penyisiran di titik-titik rawan. Hasilnya, petugas berhasil menjaring sejumlah pedagang keliling yang nekat mangkal di seputaran Alun-alun.
Beberapa yang ditertibkan antara lain pedagang lumpia bermotor, pedagang lumpia keliling jalan kaki, dan pedagang es keliling bersepeda motor.
Rangkaian HUT Kota Gianyar sendiri dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mulai dari 1 hingga 19 April 2026. Selama periode tersebut, Satpol PP akan terus melakukan patroli rutin guna memastikan kawasan pusat kota tetap bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang ingin merayakan hari jadi kota tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2949 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun