Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
PLTU Gambut Pertama di Indonesia Dibangun di Kalbar
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
PT Sebukit Power sebagai Independent Power Producer (IPP) nasional mulai membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 3 X 67 Mega Watt (MW) di Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Nilai investasinya mencapai 400 juta dolar AS yang pendanaannya diperoleh dari Korea-Exim dan sejumlah institusi finansial.
Menurut Marcelius Kurniawan dari PT Sebukit Power, pembangunan proyek ini dijadualkan akan rampung dalam 36 bulan, dan ditargetkan mencapai break event point (BEP) dalam waktu 8 tahun ke depan.
“Nilai investasinya mencapai 400 juta dolar, antara lain untuk pengadaan peralatan pertambangan,” ujar Marcelius Kurniawan, usai penandatanganan Joint Development Agreement, di Kuta Kamis (4/6). Menurut Marcelius, PLTU dengan memanfaatkan bahan bakar gambut yang dikenal ramah lingkungan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Dari segi teknologi, PLTU ini akan menggunakan sistem turbine generator dan boiler dengan bahan bakar gambut.
Sedangkan teknologi untuk pengelolaan gambut sebagai bahan bakar dan pengendalian air di lahan gambut akan menggunakan teknologi dari Finlandia yang sudah teruji. Dalam pemasaran produk listrik, PT Sebukit Power sudah melakukan penandatanganan Head of Agreement dengan PLN untuk pembelian tarif listrik selama 30 tahun.
Tarif penjualan listrik ke PLN rencannya 4,775 cent dolar AS per kwh. Dengan adanya pembangunan PLTU 3 x 67 MW dan penambangan gambut sebagai bahan bakar ini akan memberikan kontribusi bagi peningkatan potensi pembangunan ekonomi dan sosial di Pontianak. Potensi gambut di Kalimantan Barat saat ini mencapai 12 juta hektar, dengan kapasitas dikalikan 3 , karena penggalian dilakukan sampai kedalaman 3 meter.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 110 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 61 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 56 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun