Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pohon Tumbang, Lalu Lintas di Gilimanuk Terhambat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pohon Tumbang yang terjadi di wilayah Gilimanuk mengakibatkan terhambatnya lalu lintas di jalan utama Denpasar-Gilimanuk Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Tepatnya di depan ABG (Anjungan Betutu Gilimanuk) pada Selasa (07/12/2021) pukul 13.30 WITA. Tumbangnya pohon tersebut mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas.
Menghadapi situasi ini, Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha di back up Batalyon C Pelopor Sat brimobda Bali bergerak cepat dengan membersihkan dan memotong pohon yang tumbang tersebut.
"Agar lalu lintas berjalan lancar, makanya kita bergerak cepat untuk membersihkan dan Memotong pohon tumbang dengan menggunakan chainsow yang dimiliki Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha.
Setelah 20 menit pohon tumbang tersebut sudah dapat dibersihkan dari jalan utama. Dan kendaraan yang melintas sudah tidak terhambat lagi.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, agar meningkatkan kewaspasdaan dengan adanya pohon tumbang seperti saat ini.
"Masyarakat kita imbau agar lebih hati-hati. Karena tidak tutup kemungkinan ada pohon tumbang lagi," imbuh Kapolsek Gilimanuk.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3452 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun