Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pol PP Obok-Obok Lokalisasi Batu Karung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Jembrana menggelar razia di kawasan lokalisasi PSK Batu Karung Kecamatan Melaya, Jembrana Bali. Razia ini dilakukan guna mewaspadai adanya eksodus PSK yang bekerja di Dolly Jawa Timur ke Jembrana.
Ditutupnya lokalisasi Dolly di Jawa Timur, membuat Pemkab Jembrana lebih mengintensifkan pengawasan ke sejumlah tempat hiburan malam maupun ke tempat yang digunakan sebagai tempat PSK untuk menjual diri.
Setelah melakukan pengawasan di kawasan Delod Berawah, kini giliran lokalisasi Batu Karung Melaya diobok-obok polisi penegak perda ini.
Dari hasil penyisiran ke rumah rumah warga, petugas mengamankan sejumlah perempuan yang diduga sebagai PSK. Kedatangan petugas membuat kalang kabut penghuni rumah yang digunakan untuk menampung PSK. Mereka semua berasal dari beberapa daerah di Banyuwangi.
"Kegiatan ini akan rutin digelar pol pp sebagai bentuk antisipasi dini terjadinya eksodus psk di Dolly dan lokalisasi Padang Bulan yang ditutup, ke wilayah Jembrana,"jelas Gusti Ngurah Rai Budi, Kasat Pol PP Jembrana.
Empat PSK berhasil diamankan lantaran tidak membawa kartu identitas. Mereka langsung digelandang ke kantor pol pp Jembrana guna didata dan dibina, selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 917 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 880 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 800 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 468 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun