Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Polisi Belum Temukan Bukti Petunjuk Pelaku
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polisi belum dapat mengungkap atau menemukan bukti petunjuk pelaku pembuangan orok di Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng, namun berbagai upaya masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Upaya pencarian orang tua yang membuang orok membusuk di Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri, hingga Jumat (25/9) masih terus dilakukan Jajaran Polsektif Kota Singaraja, namun upaya tersebut nampaknya tidak membuahkan hasil menyusul kurangnya kesaksian dan bukti petunjuk yang didapatkan polisi dalam melakukan olah lokasi peristiwa.
“Diduga kuat pembuangan orok membusuk yang ditemukan tersebut akibat hubungan gelap dan polisi masih berupaya melakukan penelusuran terkait pelaku pembuangan orok tersebut dengan mendata ke sejumlah wilayah terdekat dan mengecek para bidan desa,†ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.
Berdasarkan hasil pemeriksaan secara medis, orok berjenis kelamin perempuan yang dibuang tersebut diperkirakan dibuang telah empat hari hingga saat ditemukan telah membusuk dan jari-jari tangan maupun kaki sebagian hilang.
â€Dari medis terungkap, orok dibuang telah empat hari, sebagian tubuh telah membusuk dan jari tangan dan kaki ada yang hilang,†papar Juen.
Sebelumnya, warga di sekitar Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng digegerkan dengan penemuan orok membusuk, bahkan orok yang diduga sudah dibuang empat hari itu merupakan hasil hubungan gelap.
Orok membusuk dipinggir pantai itu ditemukan pertama kali oleh sepasang kekasih yang kemudian berteriak hingga membuat warga disekitar Pantai Pidada geger, selanjutnya temuan orok dengan luka-luka lebam pada bagian kepala dan punggung, serta luka lainnya disekujur tubuh tersebut dilaporkan seorang petani, Nyoman Mangku. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli