Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Polisi Dalami Dugaan Praktik Aborsi di RSUD Mataram
BERITABALI.COM, NTB.
Adanya oknum yang diduga sengaja melakukan tindak pidana Aborsi yang saat ini tengah ditangani oleh RSUD Kota Mataram, NTB, kini dalam penanganan tim penyidik Reskrim Polresta Mataram.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Kadek Adi Astawa membenarkan bahwa ada salah seorang warga yang mendatangi RSUD Kota Mataram untuk dibantu proses melahirkan.
Diduganya ini tindakan pidana aborsi, karena berdasarkan pemeriksaan sementara tenaga Kesehatan setempat, bahwa kelahiran janin tersebut baru berusia 19 minggu.
"Itu berdasarkan analisa sementara, kami belum bisa menyimpulkan bahwa oknum tersebut apakah sengaja aborsi ataukah memang ada kelainan dalam janinnya sehingga terpaksa memerlukan tindakan seperti ini,” jelas Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Astawa, Selasa (29/3).
Saat ini kata Kadek, masih dalam proses pengumpulan data-data dan proses penyelidikan, sehingga belum dapat disimpulkan apakah Aborsi atau tidak.
“Oknumnya masih dalam keadaan tidak sehat sehingga belum ada keterangan yang bisa didapatkan, kami masih selidiki,” ungkap Kadek.
Diakui oleh Kasat Reskrim, bahwa Oknum ini disuruh oleh seorang laki-laki untuk ditangani di Rumah Sakit, karena saat itu bayinya sudah keluar sementara ari-ari masih di dalam. Oleh karena itu Oknum tersebut pergi ke RSUD kota Mataram sendirian dengan menggunakan taxi.
“Sementara itu saja yang bisa saya sampaikan, setelah ada hasil penyelidikan baru kami akan sampaikan secara detil. Jadi masih kami kumpulkan data dari para saksi termasuk Perawat yang menangani ini, serta keterkaitan lelaki yang menyuruh Oknum tersebut,” pungkas Kadek Adi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 202 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 137 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun